Minggu, 31 Mei 2009

Ghost story part II

“ hualo rico gimana kondisimu?! “ Tanya nino bersemangat dan langsung mendekati tempat tidur rico
“ idiot, ini rumah sakit jangan keras-keras “ kata nuno sambil menggeplak kepala nino
“ …..hai co..” sapa dimas pelan
“ ..hai….” sapa rico balik “ ….hhh gw tau alas an lo kemari…pasti tentang cewek itu lagi kan? “ tebak rico
“ gak juga , kalo lo gak mau cerita gak apa-apa…gw ga akan maksa, lagian kalo gw tau bakal kayak gini…..mending waktu itu gw gak nanya….” Kata dimas jujur
“ mending lo pada duduk deh…gw certain yang gw tau “ pada akhirnya rico bersedia mau cerita.
Dimas dan yang lainnya duduk mengelilingi rico dan mereka mendengarkan cerita dimas dengan sangat serius, sampe nino gak sempet kedip.
“….jadi dulu di kelas kita yang sekarang ada murid yang meninggal namanya Karin, dia itu jago dalam hal seni…kaya musik dan lukis. Cewek ini adenya ryo…salah satu cowok popular di sekolah kita….dan dia katanya sih di bunuh sama cowok yang dia suka…tapi itu baru rumor….ada yang bilang dia di bunuh ryo tapi gak ada bukti… “
“ terus kenapa lo sampe takut gitu? “ Tanya nuno yang akhirnya penasaran juga
“ …gw Cuma takut….dulu ada seorang guru yang pernah cerita gini terus besoknya dia di temukan tewas dalam keadaan gak wajar! Dan ada lagi seorang senior yang juga pernah nakutin juniornya pake cerita ini….dan dia menghilang sampe sekarang gak di temuin! “ kata rico menjelaskan sambil masang tampang serius “ makanya gw ngeri…takut ada kesalahan..”
“ terus lo bisa kaya gini pasti gara-gara roh itu kan?” Tanya dimas merasa yakin
“ …..iya….pas gw naik motor mao ke apotik…gw liat dia berdiri sambil bilang pembohong ke gw…”
“ …ya udah..thanks ya co….dan sory udah bikin lo kaya gini “ kata dimas kepada rico
Setelah itu mereka bertiga pamitan pulang kepada rico, dan saat mereka keluar dari rumah sakit mereka bertemu dengan sosok yang tak dikenal ( bukan penampakan kok ).
“ kamu yang namanya dimas? “ Tanya sosok pemuda di hadapan mereka dengan suara datar begitu melihat dimas
“ iya…..tau dari mana? “ Tanya dimas dengan perasaan ga enak
“ saya tau dari mana itu gak penting….saya hanya mau memperingatkan hati-hati dengan yoga….dia bisa saja membunuhmu “ kata cowok itu memperingatkan dengan nada datar dan wajah tanpa ekspresi
“ tu tunggu! Kamu kenal yoga? Sebenarnya kamu siapa?! “
“ hmm….saya ryo “ terang pemuda itu kepada dimas dkk
“ jadi kamu yang namanya ryo? Apa hubungannya kamu dengan yoga? Soalnya dia memperingatkan saya agar hati-hati terhadap orang yang bernama ryo….apa ryo yang dimaksud itu adalah kamu?? “ kali ini dimas udah gak tahan dengan semua misteri yang sedang dia alamin.
“ hmph..dia bergerak selangkah lebih cepat rupanya….” Gumam cowok itu yang jalan meninggalkan dimas yang masih kebingungan
“ …udah lah…gw yakin pasti tar terungkap juga kok apa yang lo alamin “ kata nino menenangkan perasaan dimas yang galau.
“ gak..gak bisa! Skarang juga gw mao balik ke sekolahan! “
“ APA?!! Balik kesekolahan itu lagi?!! “ belalak nino dan nuno gak percaya secara bersamaan
“ kalau kalian gak mau ikut gak apa2..gw bisa kesana sendiri”
“ te..tentu aja gw ikut!! i.iya kan nuno?!! “ sela nino sok berani sambil melirik nuno
“ iya kita pasti ikut “ sambung nuno tenang padahal dalam hati udah ancur-ancuran ‘ gila balik lagi kesitu?!! OMG mimpi apa gw! ‘ kira-kira begitulah isi hati nuno saat ini.
Setelah di putuskan mereka kembali ke sekolahan itu meskipun ada perasaan takut menyergap.

“ di..dimas…udah jam 7 nih! Masa balik lagi? Kalo ketauan gimana? Besok pagi aja kita balik lagi “ kata nino udah jiper ngeliat sekolahan mereka yang ternyata seram juga kalau di liat pada malam hari.
“ kita kan udah sampe sini, masa balik lagi sih “ kata dimas yang tetep ngotot mau masuk
“ udah buruan masuk “ kata nuno sambil ngedorong nino masuk kedalem yang di ikuti oleh dimas dan dirinya.
“ o..oy kita mau kemana nih? “ Tanya nino yang emang paling jiper sama hal-hal begituan.
“ ke perpustakaan “ jawab dimas singkat yang di ikuti dengan tatapan-sumpe-lo!!-dari nino. Sedangkan nuno tetep berusaha stay cool jaga image.
Begitu sampai di depan perpustakaan ketiga cowok itu masuk pelan-pelan ( udah kayak maling ayam ) di sertai dengan wajah waspada, kali-kali aja roh itu nongol lagi di depan muka mereka.
“ lo mau cari apa sih disini? “ Tanya nuno yang berada di paling belakang
“ data nya si Karin “ kata dimas sambil ngacak-ngacak rak biodata “ lo berdua bantuin cari dong “ suruh dimas kepada dua temannya itu yang terus-terusan membuntutinya kaya anak ayam ngikutin induk ayam, keduanya mengangguk dan berpencar.
“ nih semua biodata angkatan tahun lalu yang gw temuin “ kata nuno sambil meletakkan arsip-arsip itu di atas meja, begitu juga dengan nino.
Dimas mulai membaca arsip itu satu-persatu yang di Bantu oleh nino dan nuno. Satu-persatu dimas membuka lembar-lembar file itu dengan sangat hati-hati dan teliti, sampai akhirnya dia menemukan lembar arsip milik Karin.
“ ini nih punya si Karin! “ kata dimas dengan perasaan lega yang dapat menemukan data tentang Karin, duo bersaudara itu segera ikut melihat data milik Karin.
“ ini nih punya si Karin! “ kata dimas dengan perasaan lega yang dapat menemukan data tentang Karin, duo bersaudara itu segera ikut melihat data milik Karin. Dimas membaca data milik file dan mendadak ‘BRAKK! ‘ pintu perpustakaan terbuka seperti di dobrak oleh sesuatu membuat ketiga insane itu ketakutan setengah idup, apalagi nino yang langsung ngumpet di balik punggung nuno.
“..si..siapa yang buka pintu? “ Tanya nino gemetaran
“mana gue tau! “ sahut nuno gak kalah takut
Mereka bertiga berjalan mendekati pintu itu dan betapa kagetnya mereka melihat sosok yang muncul, Sosok gadis itu menampakkan diri di hadapan mereka. Nuno yang berada paling depan langsung jatuh pingsan!
“..nu nuno! Jangan pingsan dong!! Gyaaaaa! “ melihat hantu itu makin dekat nino pun ikutan pingsan.
Dimas yang melihat kedua temannya pingsan memutuskan untuk lari keluar mencari bantuan, dan dengan keberanian yang terkumpul dimas berlari menerobos sosok itu.

Dimas berlari di lorong dan dia tiba-tiba terjatuh! Kepalanya membentur lantai………..
Disisi lain ada seseorang yang mendekati nuno dan nino yang terbarin dengan nikmatnya di lantai.
“ kalian, ayo bangun! Hey! “
Tampak nino mengerjapkan matanya dan mendapati sosok yang tengah berdiri di depannya
“ HUWAAA SETAN!!! “ teriaknya lebay
“ hey! Saya bukan hantu! “ protes sosok itu yang ternyata adalah ryo
“ lho? Ryo? Kok bisa kemari??? “ tanyanya penuh kebingungan
“ saya kemari karena saya merasa kalau roh Karin akan datang disini…..saya akan cari dimas dan…kamu bangunkan temanmu itu, susul saya nanti “ katanya yang bergegas pergi dari tempat itu.
“ no..NUNO! “ teriaknya pake toa tepat di telinga si nuno yang membuat nuno langsung bangun
“ hwa! Setannya udah pergi ya!!? “ katanya setelah bangun dari pingsan
“ udah gak ada! Kita harus cari dimas ! “ kata nino, dan keduanya segera beranjak mencari dimas.

Dimas yang pingsan akhirnya terbangun, saat dia terbangun suasana sekolah menjadi ramai dan sudah pagi. ‘ apa aku masih bermimpi?’ pikir dimas sambil menepuk pipinya sendiri. Saat itu dimas melihat sosok gadis yang sudah lama dia kenal, dialah Karin tapi kali ini wujud Karin bersih dan ceria. ‘apakah ini….aku masuk kedalam ingatan Karin?’ Tanya dimas menduga-duga apa yang sedang dia alami ini. Akhirnya dimas mengambil kesimpulan kalau roh Karin mau memberitahukannya sesuatu dengan cara ini, maka dia pun mengikuti sosok Karin ini.
“ hai Karin selamat ya! “ sapa seorang gadis memberi selamat yang di balas senyuman manis dari Karin.
Karin berjalan menelusuri lorong dan naik ke atas, dan dia bertemu dengan ryo yang sepertinya memang sengaja menunggu Karin lewat disitu
“ hhh sudah kubilang Karin dia itu bukan cowok yang baik untuk mu” kata ryo menatap Karin tajam
“ …ta.tapi…Karin…tidak…Karin tidak akan membohongi perasaan Karin sendiri! “ kata Karin mantap dan kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan ryo.
Karin naik ke tempat paling atas dan di balkon dia melihat yoga sedang berciuman di sana dengan seorang gadis, seketika perasaan Karin langsung hancur. Dia segera pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan tak karuan, dan tanpa melihat jalan dia terpeleset dari tangga dan terjatuh, kepalanya terbentur keras yang membuatnya tewas seketika. Ryo orang yang pertama kali menemukannya karena dia sempat mendegar jeritan Karin, saat itu ryo melihat yoga turun dari tangga dan muncullah praduga di antara keduanya. Ryo menduga Karin di dorong oleh yoga sedangkan yoga menduga ryo memukul kepala Karin….
Sekarang dimas mengerti, jadi roh Karin tidak tenang karena kejadian ini, dia pasti ingin yoga dan ryo berteman kembali. Setelah itu roh dimas seakan terbang melayang dan seketika dia terbangun dari tempatnya pingsan. “ pasti ini maksud Karin” gumam dimas kepada dirinya sendiri. Cepat-cepat dimas meninggalkan tempat itu, namun di jalan dia bertemu dengan ryo.
“ dimas dimana Karin? “ Tanya ryo cepat
“ ryo..aku sudah tau semuanya….karin ingin kau dan yoga berteman kembali…dan…”
‘Bruk! ‘ dimas pingsan kembali.

Esoknya kebetulan hari minggu, dimas meminta nuno dan nino mencari ryo, dan layaknya seorang intel, kedua agen itu ( baca : nino dan nuno ) berhasil menemukan ( lebih tepatnya memaksa ) ryo ke rumah dimas. Dan dimas menjelaskan semua penglihatannya yang dia dapat dari roh Karin kepada ryo, meski ryo terlihat gak percaya tapi dia menyetujui ide dimas untuk datang lagi kesekolahan malam nanti dan menenangkan roh Karin, sekalian mencari yoga.

Malamnya sesuai rencana mereka pergi ke sekolahan itu dan dengan bantuan rico mereka berhasil mendapatkan seorang paranormal yang memang bisa mengembalikan roh.
“ si yoga kemana sih nih? “ Tanya dimas cemas
“ gak tau! Udah gw pesenin sama nyokapnya……” sahut nuno
“……saya rasa dia tidak akan datang “ kata ryo yakin
“ arghh kalau begini roh Karin gak akan tenang! “ teriak dimas agak frustasi
“ ssst diem!! Acara pemanggilan roh mo di mulai! “ protes rico kepada dimas yang berisik.
Proses pemanggilan di laksanakan dan gak ada 5 menit roh Karin sudah muncul di hadapan mereka semua.
“ roh Karin kembalilah kealam mu , disini bukan duniamu dan kamu sudah tidak pantas lagi berada di dunia ini “ kata sang paranormal kepada roh Karin yang masih berdiri dengan tatapan hampa.
“ Karin…pergilah dengan tenang “ kali ini ryo meminta kepada roh Karin agar pergi
“ si yoga sialan! Kemana sih tuh anak?! “ umpat dimas kesal udah gak tahan lagi
“ gw belom telat kan? “ kata seorang pemuda yang tiba-tiba datang yang tak lain adalah yoga
Dapat terlihat roh Karin melihat yoga sesaat lalu melihat ryo, seperti sudah mengetahui ryo langsung berjalan kearah yoga.
“ yoga..maaf selama ini saya sudah salah paham terhadap kamu…mulai sekarang mau kan kita berteman lagi? “
“ ….sama-sama ryo, gw juga minta maaf “
Kedua pemuda itu berjabatan tangan di depan roh karin
“ nah ayo Karin sekarang pergilah “ kata paranormal itu kembali, tapi aneh roh Karin masih tidak bergeming
“ apa masih ada yang mau kau lakukan? “ Tanya paranormal itu kembali. Dan paranormal itu melakukan kontak batin dengan roh kari, gak berapa lama paranormal itu berkata “ …roh ini ingin sekali mengatakan sesuatu kepadamu nak yoga…tapi dia butuh bantuan dimas “.
“ sa..saya akan membantu apa yang saya bisa “ sahut dimas cepat
“ baiklah kalau begitu..siap-siap lah dimas “
Gak berapa lama roh Karin dapat terlihat memasuki tubuh dimas.Sekarang dimas yang tubuhnya di rasuki oleh roh Karin berjalan mendekati Yoga.
“ yoga..aku…mencintaimu…” kata Karin yang berada di dalam tubuh yoga
“ Karin…maaf….sebenarnya dulu aku mencintaimu…hanya saja aku merasa tak pantas untukmu makanya…makanya aku…” kata yoga terus terang mengenai perasaannya.
“ taka apa yoga..karin senang bisa mengetahui perasaan yoga selama ini…” balas roh Karin sambil tersenyum, kemudian Karin berjalan mendekati yoga dan mencium bibir pemuda itu dengan lembut. Seketika roh Karin keluar dari tubuh dimas, sedangkan dimas langsung terjatuh yang langsung di tangkap oleh nuno. Roh Karin kini bisa pergi dengan damai, dapat terlihat seuntai senyum menghiasi wajahnya yang manis.

1 minggu setelah kejadian itu

Akibat kejadian itu yoga dan ryo berteman kembali bahkan dimas pun jadi akrab dengan keduanya.
“ oy dimas! Di cariin yoga sama ryo lo, di tunggu di kantin katanya! “ kata nino mengirim pesan secepat geledek.
“ iya tar gw kesana! “ sahut dimas gak kalah cepat kali ini secepat siput (?)
Bel sekolah berbunyi dan pelajaran telah usai, semua murid berhamburan berdesakan keluar kelas.
“ gw gak bareng kalian ya, ada urusan! “ kata dimas kepada duo dempet itu, dan segera dia pergi menuju kantin sekolahnya, begitu sampai tangga dia bertemu dengan ryo.
“ siang dimas” sapanya ramah
“ ah…siang “
“ kita harus cepat, saya rasa yoga sudah lumutan menunggu “ kata ryo sambil tersenyum kecil.
Keduanya pun berjalan menuju kantin, dan disana mereka mendapati sosok berkepala coklat tua aka Yoga yang sedang duduk ambil melihat beberapa lembar foto.
“ YO! “ kata ryo keras dengan melambaikan tangannya ke atas yang di sambung dengan
“ GA “ dari dimas gak kalah kerasnya
“ apaan sih lo pada manggil nama gw pake di potong-potong segala “ protes yoga yang di balas dengan cengiran gak bermutunya dimas.
Kedua mahkluk itu duduk di dekat yoga dan ikut melihat foto-foto itu
“ tuh foto yang gw dapet dari acara pecinta alam di kampus, lo sempet minta kan foto pemandangan alam buat lo jadiin obyek lukisan lo” kata yoga sambil mamerin foto miliknya.
“ iya thanks ya! “ ucap dimas sambil mengambil foto itu
“ ya udah yuk cabut ke rumah gw! “ kata ryo yang mulai ketularan omongan kedua temannya itu.



THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar