Jumat, 26 Juni 2009

SONG FOR MY FRIEND PART II

“ halo apa benar ini dokter hans? “ Tanya Yuka pagi itu di telepon

“ ah, ya saya dokter hans. Ini siapa? “ balas dokter hans

“ syukurlah…dokter hans masih ingat saya? Saya yuka yang ketemu di taman saat itu… “

“ oh tentu saja saya masih ingat. Ada apa yuka? “

“ begini…..saya mau bicara dengan anda mengenai sesuatu, apa anda ada waktu ? “ Tanya yuka agak sedikit ragu.

“ tentu saja yuka, datanglah ke alamat ini “ jawab dokter hans sambil memberikan alamat tempat ia bekerja. Yuka pun mencatat alamat tersebut.

“ terima kasih dokter hans! Saya akan kesana sekarang juga “ ucap yuka senang bercampur lega, setidaknya dia bisa berbicara dengan orang yang ahli

“ baiklah, saya tunggu kedatangannya “ Pembicaraan pun di akhiri. Yuka tanpa membuang waktu lagi segera merapihkan dirinya, dan segera berangkat menuju alamat yang tertulis.

Akhirnya Yuka sampai di sebuah klinik sederhana milik dokter hans, tanpa ragu dia masuk kedalam dan mengatakan kepada seorang perawat disana kalau dia ingin bertemu dengan dokter hans dan sudah melakukan perjanjian sebelumnya. Suster itu mempersilahkan Yuka masuk setelah sebelumnya sempat meminta tanda tangan kepada yuka ( dia fans yuka dan bilang kalau dia sangat kagum dengan anak muda seperti yuka ).

Didalam ruangan dia melihat dokter hans yang kelihatannya agak sedikit sibuk. Dokter hans menyambutnya dengan ramah dan meminta Yuka untuk duduk, lalu meminta perawat tadi untuk memberikan yuka teh hijau.

“ bagaimana kabar anda nona yuka? “ Tanya sang doctor seperti menanyakan keadaan pasien nya saja

“ humm..kurang begitu baik…” jawab Yuka setengah menghela napas berat.

“ katanya ada yang ingin anda bicarakan? Kalau boleh saya tau apa itu? “

“ begini….” Yuka menceritakan semua kondisi dirinya dan apa yang terjadi padanya belakangan ini yang sering melupakan hal-hal yang seharusnya tidak ia lupakan serta rutinitas dirinya yang ia lupakan. Mulai dari lupa jalan pulang, tersasar di taman yang membuat dirinya harus sering di antar Tirta kalau pulang dari taman, bahkan dia pernah beberapa kali melupakan nama adiknya sendiri, dan yang terpenting dia jadi tidak bisa konsentrasi untuk menulis lirik. Semuanya itu terjadi begitu saja, begitu bangun dia sudah lupa dan tidak ingat.

Begitu mendengar cerita yuka dokter hans hanya diam dan sesekali mencatat ucapan yuka di kertas. Gak lama perawat yang tadi masuk dan meletakkan teh hijau itu di meja. Kemudian doctor hans meminta Yuka untuk mengulang apa yang yuka ceritakan tadi. Meski agak bingung yuka menurutinya. Dengan agak terpatah-patah yuka mengulang ceritanya, setelah selesai dokter hans mengangguk mengerti dan meminta yuka untuk minum dulu.

“ sebenarnya saya sudah menduganya dari awal saya bertemu nona yuka ditaman “

“ he? Maksudnya? “ Tanya yuka tidak mengerti mendengar penjelasan dokter hans yang tiba-tiba

“ cerita yuka yang tadi tidak sama dengan cerita mu yang sebelumnya, ada beberapa bagian yang kamu lupakan…..dan ada kemungkinan yuka memiliki gejala penyakit Alzheimer “ ucap dokter itu menjelaskan

“ al…alzheimer? Penyakit apa itu? “ Tanya yuka tidak mengerti

Siang itu Yuka berjalan di pinggiran dengan wajah yang lelah dan sedih, sepanjang jalan yuka berjalan dengan tatapan kosong dan menundukkan kepalanya. Perasaannya saat ini sangat sulit untuk di jelaskan, ada ketakutan dan kesedihan……

Flasback

“ al…alheimer? Penyakit apa itu? Tanya yuka tidak mengerti

“ Alzheimer itu adalah penyakit seperti hilang ingatan tapi lebih kompleks dari itu. Karena Alzheimer selain membuat penderitanya seperti kehilangan ingatan juga dapat mempengaruhi daya otak sang penderita, kemampuannya akan berkurang cukup drastic dari hari ke hari, membuatnya akan sulit untuk melakukan aktivitas seperti biasanya, dan selain itu juga membuat penderita kesulitan menggunakan kata-kata seperti biasa. Penderita ini bisa saja melupakan siapa dirinya dan tak mengenal orang-orang terdekatnya lagi. Pada tahap akhir Alzheimer juga akan merusak jaringan otak untuk memberi perintah pada tubuh, misalnya tidak tahu cara menulis, tidak tahu cara menelan makanan, dan hal ini tentu saja dapat menyebabkan kematian “ jelas sang dokter membuat yuka hampir pingsan tapi dia tetap berusaha tegar dan kembali bertanya

“…..apakah ada cara penyembuhannya..dokter hans ? “

“ entahlah…sampai sekarang belum ada cara peneyembuhan yang tepat….”

“……..kenapa penyakit ini..bisa timbul padaku….” Ucap yuka setengah berbisik

“ ….sebenarnya penyakit ini menyerang orang-orang yang berusia di atas 60 tahunan…dan kebanyakan menyerang wanita…dan untuk kasus padamu saya juga tidak ada jawabannya….”

“ jadi artinya…cepat atau lambat aku akan segera melupakan semuanya….dan aku juga akan mati…? “

“ yuka saya akan berusaha membantumu dengan terapi…tapi saya tidak menjamin 100 % cara ini bisa membuatmu sembuh…..”

Itulah Percakapan antara dirinya dengan dokter hans yang dapat dia ingat baik, benar-benar kenyataan yang mengerikan baginya. Yuka yang berjalan tidak menyadari adanya ebuah truk yang hendak lewat……

“ YUKA!! “ teriak seorang pemuda yang kemudian menarik tangan yuka dari tengah jalan ke pinggiran

“ HEI KALAU MAU BUNUH DIRI JANGAN DISINI! “ umpat supir truk itu kesal yang kemudian melajukan truknya kembali

“ yuka..yuka!! yuka kau tak apa-apa??!! “ Tanya pemuda tadi yang ternyata adalah tirta. Tirta benar-benar cemas melihat yuka yang terlihat aneh, dia berusaha menyadarkan yuka yang sama sekali tidak merespon. Tapi untunglah setelah sempat 5 menit yuka terpaku, gadis ini menatap tirta

“ tir..tirta? “ ucap yuka keheranan “ aku….aku kenapa? Dan kenapa kau disini? “

“ astaga yuka, kamu hampir tertabrak truk tadi!! Apa yang kamu pikirkan sih? Berjalan sambil melamun? Untung aku melihatmu, kalau tidak bagaimana!? “ jawab tirta memarahi yuka, karena dia mencemaskan yuka.

“ maaf….” Hanya itu jawaban dari yuka

“….yuka, kalau ada apa-apa cerita aja, kita ini kan teman “ kata tirta kembali lembut

“ hm! Aku tak apa-apa hehehe! “ balas yuka berusaha untuk ceria

“…..lalu sedang apa kamu disini? “ Tanya tirta kebingungan

“ aku mau pulang “ sahut yuka polos yang membuat tirta bertambah bingung

“…pulang? Kan ini berbeda dari rute rumahmu…”

“ iya, aku sempat tersesat tadi tapi tak apa! Aku bisa pulang sendiri, dah tirta! “ yuka pun bergegas berlari dari tempat itu, yuka benar-benar aneh pikir tirta merasa kalau gadis itu sedang menyembunyikan sesuatu.

Sejak hari itu Yuka seperti menghindari Tirta, bukan hanya tirta tapi juga semua orang dan lingkungannya. Hal ini membuat ibu dan adiknya cemas, mereka bingung apa yang terjadi pada Yuka, sedangkan ayah yuka sedang berada di korea melakukan bisnis. Akhirnya chris adik yuka memutuskan untuk menelepon Tirta dan meminta cowok itu datang. Tirta yang memang sudah mencemaskan yuka sejak awal segera pergi ke rumah yuka pagi itu.

“ kak tirta! Untung ka tirta datang “ sambut chris begitu melihat tirta di depan pagar rumah mereka dan membukakannya untuk tirta.

“ makasih chris..sekarang yuka gimana? “ Tanya tirta begitu masuk ke dalam rumah

“ dia masih berdiam di kamarnya sudah 4 hari…saya jadi cemas “ kali ini sang ibu angkat bicara

“ apa 4 hari!?? “ Tanya tirta kaget “ dia tidak makan ataupun minum?! “

“ makan sih kak….tapi yah makannya Cuma sesuap..dua suap…” jawab chris lirih

“ ya udah..saya akan coba berbicara dengan yuka, kamarnya dimana ? “

Chris pun menunjukkan letak kamar yuka kepada tirta yang berada di lantai dua

“ yuka…? “ tirta mengetuk pintu kamar yuka sambil memanggil gadis itu “ kamu di dalam kan? Ini aku tirta…keluarlah sebentar yuka “

“ tirta? Apa itu benar kau tirta? “

“ iya ini aku yuka, ayo keluar “ ucap tirta meminta gadis itu keluar..

Gak lama pintu kamarnya pun terbuka, yuka terlihat berdiri dengan tatapan bingung dan tak lama dia tersenyum lega. Kemudian tanpa di duga yuka jatuh pingsan, membuat ibunya dan yang lain cemas. Tirta meminta chris untuk segera memanggil ambulance, dia sudah merasa ada yang tidak beres. Dia dan ibunya segera menggendong yuka ke tempat tidurnya kembali.

“ a..aku sudah menelepon ambulance kak! “ kata chris ketakutan

“ kalau begitu ambil kan minyak kayu putih “ suruh tirta kepada chris

“ baiklah! “ dengan sigap chris berlari ke kamar ibunya dan mengambil minyak kayu putih. Setelah itu dia memberikannya kepada tirta.

Tirta membaui minyak kayu putih itu ke hidung yuka, tapi gadis itu tak kunjung sadar.

“….apa dia akan baik-baik saja…? “ Tanya chris kepada tirta dengan wajah sedih

“ dia pasti akan baik-baik saja “ ucap tirta tenang, dan saat itu mobil ambulance yang mereka panggil sudah datang. Tim dari rumah sakit segera membawa yuka ke rumah sakit, dan di dampingi oleh ibu serta adiknya dan tirta.

Dirumah sakit yuka segera di beri pertolongan tapi untungnya dia tak apa-apa, dokter mengatakan kalau dia hanya kelelahan dan mendapat tekanan mental yang sangat berat. Dokter menyarankan agar Yuka mendapat ketenangan dulu di rumah sakit. Pihak keluarga yuka menyetujuinya,

Karena tadi ibu yuka pergi tergesa-gesa, dia lupa mengunci pintu, maka memutuskan untuk pulang dan akan kembali besok pagi, ibu yuka juga mengajak chris pulang dan meminta tirta untuk menjaga yuka, dan memberi kabar kalau yuka sudah siuman. Tirta menyanggupi permintaan ibu yuka.

30 menit kemudian yuka akhirnya tersadar, begitu membuka matanya dia melihat tirta di pojokan sambil membaca buku dan mendengarkan musik seperti biasa.

“ tirta….? “ ucap yuka lemah, tirta yang menyadari yuka sudah terbangun menghampiri gadis itu

“ tidak apa yuka kamu hanya pingsan tadi…” kata tirta menjelaskan, yuka pun hanya mambalas dengan respon ‘oh..’

“…….yuka sebenarnya kamu ada masalah apa? “ Tanya tirta agak ragu

“ masalah? “ yuka bertanya balik dengan wajah heran tak mengerti

“ sigh “ tirta menghela napas dalam-dalam dan kembali berkata “ kata dokter kamu mengalami tekanan mental…..sebenarnya apa yang menjadi bebanmu yuka ? “ yuka hanya diam mendengar pertanyaan itu, dan seperti menghindar yuka memalingkan wajahnya kearah jendela.

“ tirta….bisa kamu tinggalkan aku sendiri? Aku butuh waktu….”

“ baiklah yuka aku mengerti, kalau ada apa-apa panggil aku saja “ tirta segera meninggalkan ruangan yuka dan menutup pintu itu pelan-pelan.

Tirta duduk sendirian sambil tetap mendengarkan musik dan membaca buku tapi dia tidak bisa konsentrasi setelah melihat wajah sedih yuka tadi. Sebenarnya apa yang di sembunyikan yuka. Di tengah lamunannya tiba-tiba dia di kejutkan oleh seorang pria yang berdiri di hadapannya sambil tersenyum, orang itu adalah orang yang pernah menolong yuka saat yuka tersasar.

“ temannya yuka kan? Sedang menunggu siapa? “ sapa dokter itu ramah, Tirta dengan cepat menutup buku dan melepaskan earphone miliknya.

“ ah, saya tirta ….sedang menunggu yuka “ balas tirta cepat

“ saya dokter hans dan kebetulan bekerja disini, saya juga bekerja di klinik milik keluarga kami. Ngomong-ngomong apa yang terjadi dengan yuka bisa sampai masuk rumah sakit ini ?” Tanya dokter itu seperti menyelidiki

“ sebenarnya begini…..” tirta menjelaskan apa yang terjadi pada yuka tadi sebelum di bawa ke rumah sakit ini.

“ oh, begitu. Tirta bisa ikut saya sebentar? Ada yang ingin saya beri tahu kepadamu…ini tentang yuka “ Tirta yang merasa dokter hans tau sesuatu tentang yuka mengikuti dokter hans ke ruangannya.

Tirta mengikuti dokter hans ke ruangannya dan disanalah Tirta mengetahui semuanya, hal yang membuat Yuka menjadi seperti ini.

“ dokter….i..ini tidak mungkin….yuka…dia pasti sangat menderita.. “ ucap Tirta masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya dari dokter hans, benar-benar suatu kenyataan yang mengerikan….

“ ….saya akan mencoba membantu Yuka dengan terapi, dan saya minta bersikaplah seperti tidak tahu apa-apa didepan yuka untuk menjaga perasaannya “ kata sang dokter menyarankan

“ baiklah saya mengerti….tapi…apakah ada hal yang bisa saya lakukan? “

“ cukup terus mendampinginya dan meningatkannya…itu sudah cukup membantu secara rohaniah untuknya “ ucap sang dokter kepada tirta

“ baiklah akan saya lakukan, terima kasih dokter hans “ kata tirta yang kemudian keluar dan kembali ke ruangan yuka.

Tirta membuka pintu dan melihat yuka masih termenung menatap jendela dengan tatapan yang begitu pahit, tentu saja tirta mengerti perasaan yuka saat ini, kalau dia yang mengalaminya dia juga pasti akan sangat sedih.

“ yuka…” sapa cowok itu lembut kepada yuka, tapi gadis itu sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari jendela. Tirta kali ini berjalan mendekati yuka dan duduk di depan tempat tidurnya. Kemudian dia menyalakan lagu yang di ciptakan yuka untuk pertama kalinya, dan akhirnya gadis itu menatapnya.

“…….tirta lagu itu? “

“ iya ini lagu yang kamu buat dan waktu kita pertama ketemu di taman, kau ingat? “ Tanya tirta, siap-siap secara mental kalau saja yuka mengatakan kalau dia tidak ingat. Tapi untunglah yuka mengatakan kalau dia ingat, suatu hal yang bagus.

“ adik dan ibumu mungkin akan datang menjengukmu besok “ kata tirta secara random

“ iya…..apa kamu disini tirta? “ Tanya yuka dengan kalimat yang agak aneh

“ iya aku akan disini “

Hari itu pun berlalu tanpa sepatah katapun, keduanya saling terdiam, yuka diam hanya menikmati hari itu dari balik jendela kamarnya sedangkan tirta, dia memperhatikan yuka dan sedikit perasaan sakit terasa di hatinya.

Esok paginya Yuka terbangun dan di lihatnya sudah ada chris di dalam kamarnya sedang duduk sambil bermain game boy.

“ chris? Kamu tidak sekolah? “ Tanya yuka kepada adiknya

“ sudah pulang kak, hari ini ada rapat “ jawab chris tanpa memalingkan wajahnya dari game boy kesayangannya

“ kamu kemari sendiri? “

“ tidak ada ibu, dia sedang keluar mencari makanan “

“…..tirta dimana? “ Tanya yuka lagi sambil mencari-cari cowok itu di sudut ruangan

“ oh….dia keluar juga nanti juga balik “ jawab chris sedikit jutek, dia jadi teringat akan kejadian tadi pagi sebelum yuka terbangun. Dia sempat bertengkar dengan tirta, karena tirta bicara yang tidak-tidak tentang penyakit kakaknya. Alzheimer apanya? Buktinya kakak ku masih ingat semuanya! Tapi ibu payah mempercayai omongan tirta begitu saja, aku tidak percaya apa yang mereka katakan, tidak percaya! Kakak ku baik-baik saja, pasti mereka hanya menakuti saja. Gerutu chris kesal berusaha untuk tidak mempercayai semuanya.

Gak lama ibu yuka masuk kedalam ruangan

“ yuka ibu sudah membawakan makanan untukmu “ kata ibunya yang langsung berjalan kearah yuka.

“ chris kamu juga belum makan kan? Ini makan dulu “ ibu chris memberikan chris makanan dan kemudian dia menyuapi yuka, awalnya yuka menolak untuk di suapi tapi karena sang ibu ngotot, yuka pun tak bisa berbuat apa-apa.

Karena bosan Yuka menyalakan TV yang memang ada di dalam ruangan itu, termasuk salah satu fasilitas di rumah sakit tersebut. Saat itu dia melihat sebuah pengumuman di TV, pengumuman yang dapat membuat yuka bersemangat dan darahnya bergejolak. Pengumuman itu mengatakan bahwa akan ada lomba membuat lagu untuk tahun baru. Tentu saja berita ini membuat yuka gembira luar biasa, dan dia memutuskan untuk ikut.

“ aku ingin ikut!!! “ seru yuka bersemangat “ aku ingin ikut lomba itu! “ kali ini chris dan ibunya melihat yuka dan kemudian melihat berita pengumuman yang ada di TV.

“ yuka kamu kan harus banyak istirahat, jangan ikut dulu “ kata ibunya separuh cemas

“ benar kak…..konsentrasi untuk sembuh dulu “ sambung adiknya

“ kalian kenapa sih? Aku tidak sakit! Lagipula…..aku merasa ini adalah yang terakhir kali aku menciptakan lagu….” Ucap yuka dengan nada sedih, yuka sendiri bingung kenapa dia bisa sedih seperti ini.

“ tapi yuka…” omongan ibu yuka terpotong oleh tirta yang tiba-tiba muncul dan berkata “ ikut saja yuka…kami akan mendukungmu…lakukan yang kamu inginkan “

Chris dan ibu yuka saling berpandangan dan akhirnya mengalah, membiarkan yuka melakukan apa yang dia inginkan.

“ terima kasih!! Aku pasti akan melakukan yang terbaik dan laguku akan di nyanyikan pada malam tahun baru! Terima kasih…” kata yuka tak dapat menyembunyikan lagi kegembiraannya.

Kali ini setiap hari Tirta selalu mengunjungi yuka dan mendukung gadis itu untuk membuat lagu, karena hanya itu yang bisa tirta lakukan saat ini. Bukan hanya tirta, adik dan ibu chris juga turut mendukung. Setiap kali Yuka mulai melupakan lirik apa yang akan dia tulis, tirta selalu membantunya untuk mengingatnya, dan di saat dia merasa terpuruk tirta selalu disana untuk membantunya bangkit kembali. Akhirnya yuka memutuskan untuk membuat lagu yang dia tujukan untuk tirta, sahabatnya itu.

Sore itu tirta datang agak terlambat, dia berharap kali ini yuka belum tertidur. Dengan tergesa cowok itu memasuki kamar yuka, dan disana dia melihat yuka tengah menulis. Perasaan tirta begitu lega ketika melihat gadis itu sedang serius menulis, dia yakin yuka bisa melakukannya.

“ bagaimana liriknya ? “ Tanya Tirta begitu masuk kedalam. Yuka menatap tirta dengan tatapan aneh. Entah mengapa kali ini tirta merasa takut, dia berpikir jangan-jangan yuka lupa padanya, tatapan mata yuka seperti menatap orang asing.

“ yuka? “ tirta kembali bertanya dengan cemas

“ ……kamu siapa? Kok bisa tahu namaku ? “ kata-kata yuka meluncur seperti itu membuat tirta shock, dia harus maklum atas sikap yuka kali ini, dia sadar kalau ada waktunya yuka mulai melupakan orang-orang di sekelilingnya.

Tirta berjalan mendekati yuka dengan persaan berat dan begitu sakit mengetahui kalau sahabatnya ini melupakan dirinya

“ kita ini berteman yuka…kalau kamu tidak ingat aku tidak apa-apa “ ucap tirta mencoba untuk menjelaskan.

“ ahahaha maaf ya, yuka memang sering lupa! “ sahut gadis itu sambil tertawa kecil. Tirta pun membalasnya dengan senyuman.

“ aku sedang menunggu seseorang……” ucap yuka sambil tersenyum lembut

“ menunggu siapa? “ Tanya tirta sambil duduk di bangku di sebelah tempat tidur yuka.

“ aku…tidak tahu…tapi dia selalu datang…selalu menyemangatiku…..ahahaha payah yah aku bisa lupa “ jawab gadis itu sambil tertawa ringan. Yang di balas dengan senyuman kecil dari tirta, yah dia memang harus maklum meskipun rasanya sakit di lupakan oleh sahabatmu sendiri.

Hari itu Tirta menemani yuka tanpa banyak komentar, dia hanya duduk sambil memandangi gadis itu yang sedang serius memikirkan setiap kata untuk lirik lagu yang sedang ia buat. Entah memgapa dia merasa ini adalah saat-saat terakhir bersama yuka. Jauh di lubuk hatinya dia berdoa agar yuka sehat-sehat saja dan tidak terjadi sesuatu hal yang buruk kepada gadis itu, karena dia masih ingin bersamanya dan melihat hasil akhir dari lirik itu, mungkin saja itu adalah lirik terakhir yang yuka buat……tanpa terasa ia ketiduran di sebelah tempat tidur yuka.

“ selamat pagi! “ sapa yuka riang kepada tirta, tirta shock mengetahui kalau hari sudah pagi

“ pa..pagi, aku ketiduran? “ Tanya cowok itu gugup

“ iyah! Kamu kelihatan lelah sekali makanya kemarin aku tidak membangunkanmu “

“ ah..sudahlah tidak apa-apa “

“ tapi…terimakasih ya! Kamu sudah menemaniku……”

“ iya sama-sama “ balas tirta tersenyum ramah

“…dia tidak datang…..tapi aku bisa merasakan kalau dia ada disini…” ucap yuka lirih sambil menggigit bibirnya sendiri. Meski kamu tidak ingat aku….tapi ternyata kamu tidak melupakan kehadiran ku…masih bisa merasakan kebersamaan..wanginya persahabatan yuka…. Batin Tirta

“ iya…dia akan selalu ada untukmu yuka….aku pulang dulu ya, sukses untukmu “ akhirnya tirta melangkah pergi dari ruangan yuka.

Di jalan terlihat kendaraan sudah penuh memadati setiap sudut jalan, tirta yang sedang mengendarai motornya pun ikut terjebak macet. Saat lampu merah menyala semua kendaraan berhenti meski ada satu dua yang menyalip melanggar peraturan lalu lintas, itu sudah hal yang biasa. Tapi Tirta merasa hari ini begitu sepi tanpa sebab. Saat lampu hijau menyala semua kendaraan segera melaju cepat seperti sedang berlomba, Tirta dengan pelan menjalankan motornya tanpa menyadari adanya sebuah truk yang berjalan oleng menghampirinya tanpa mengurangi kecepatan. Beberapa pejalan kaki ada yang berteriak memperingatkan Tirta, tapi berhubungan tirta sendiri sedang melamun dia jadi tidak konsentrasi. Begitu tersadar sudah terlambat bagi tirta untuk mengelak dari truk besar itu. Truk itu dengan keras menabrak motor tirta dan tirta sendiri, dia sendiri terlontar jauh kira-kira 5 meter dan helmnya terlepas. Pejalan kaki yang melihat peristiwa itu segera berlarian kearah tirta dan ada beberapa yang mengehntikan mobil truk laknat itu yang ternyata si pengemudinya sedang mabuk! Tirta segera di larikan di rumah sakit.

Di rumah sakit Tirta segera di beri pertolongan segera, tapi sayang cowok itu mengalami pendaharan yang sangat hebat di otaknya sehingga dia tidak bisa di selamatkan lagi. Tirta meninggal hari itu juga, dokter hans yang kebetulan ikut menangani hanya bisa menggeleng pasrah merasa tak berdaya untuk membantu anak itu. Chris yang tadi kebetulan melihat tirta di bawa oleh orang-orang hanya memejamkan matanya sedih setelah mendengar kabar itu dari dokter hans.

“ chris…jangan katakana ini kepada yuka kalau dia menanyakan tirta mengerti? “ kata dokter menyarankan chris untuk berhati-hati

“ …saya mengerti dokter hans…sebisa mungkin masalah ini akan saya tutupi “ ucap chris penuh pengertian.

2 bulan setelah kejadian itu yuka mulai kembali mengingat tirta dan mulai menanyakan cowok itu kepada chris dan ibunya, tapi tak ada satupun dari mereka yang mau bicara, bahkan keduanya dengan terpaksa pura-pura tidak mengenal tirta, mungkin lebih baik yuka tidak mengingat cowok itu agar hatinya tidak terluka kalau mengetahui hal yang sebenarnya.

“ kalian masa lupa sama tirta?! Dia itu temanku! Teman terbaik yuka!! “ ucap yuka ngomel-ngomel, dia heran kenapa chris dan ibunya bilang tidak mengenal tirta, apa keduanya kena amnesia atau apa.

“ kakak tidak punya teman bernama tirta “ sahut chris

“ tidak!! Dia temanku….dia berjanji akan melihat hasil lirik yang kubuat!!...lirikku sudah hampir selesai….dan…dan …aku butuh dia..” kali ini yuka berkata sambil terisak sedih, kenapa tirta tidak datang pikirnya gelisah, sedih dan marah.

“ dia tidak mungkin berbohong…tahun baru akan tiba satu bulan lagi…..kenapa..” ucapnya lirih sambil menahan tangisnya agar tak kembali meledak

“ yuka…istirahatlah….ibu akan menemani, dan soal tirta kalau benar dia temanmu dia pasti akan datang “ kata ibunya sambil memeluk putrid satu-satunya itu dengan penuh kehangatan. Akhirnya yuka pun menuruti kata-kata ibumu untuk tidur.

Akhirnya tahun baru pun tiba, semua nya berkumpul di sebuah concert hall, karena hari itu adalah pemilihan lirik terbaik dan salah satunya adalah lirik milik yuka yang dia buat susah payah di rumah sakit dan hari ini dia di ijinkan pergi untuk acara ini. Yuka memang senang tapi sekaligus sedih karena dia menunggu seseorang yang tak kunjung datang, entah siapa yang dia tunggu, tapi hati kecilnya mengatakan ada yang dia tunggu.

Giliran yuka pun tiba, dia di beri kesempatan untuk menyanyikan lirik lagu ciptaannya, untung selama satu minggu sebelum ini dia sudah berlatih tentunya dia juga berlatih dengan pengiring musik. Yuka menaiki panggung dan menyanyikan lagu itu dengan sepenuh hatinya. Bahkan membuat keharuan tersendiri .Kira-kira begini deh liriknya.

I made a song for you my friend
I made a song that I will sing for you
Filling my life with many beautiful lights
And a thousand melodies
You are my paradise

I made a song for you my dream
I made a song that I will sing for you my friend
Falling in love with every part of your life
Until the end of time
I love you more than my life
I wanna know you more
When you call me an angel
When you cross me look
Into my eyes

Even though my love for you
May fade away
I wanna give you more than words ever say
Cause I believe in you
And my song will fill the air when we’re apart
Even though my love for you may fade away
I wanna let my words be true till the end of time
‘Cause I believe you’ll never forget and I won’t forget
The song in my heart

Every time when I was down
You always came around
And your love of life to my life
I am gonna sing forever
I am gonna sing forever

Close you eyes
I wanna give you more than words can ever say
‘Cause I believe in you
And my song will fill the air when we’re apart
Even though my love for you may fade away
I wanna let my words be true till the end of time
‘Cause I believe you’ll never forget
And I won’t forget the song in my heart

I wanna sing for you my friend
I wanna sing for you with all my heart
I wanna sing for you my dream
I wanna sing for you and…

Di kalimat terakhir yuka tiba-tiba merasakan kalau napasnya seperti terhenti, seakan-akan dia lupa bagaimana cara bernapas dan ‘BRUK’ yuka jatuh di atas panggung. Semua orang yang berada di belakang panggung dan yang menonton panik. Dengan cepat mereka memanggil ambulance dan membawa yuka kembali k rumah sakit. Disana yuka di beri napas buatan dan elektrik shock, tapi semuanya tidak bekerja, seperti sudah di takdirkan mereka tidak bisa merenggut jiwa yuka. Gadis itu pun pergi untuk selama-lama nya.

Back to Olive and Arine

“ jadi gitu sejarah pembuatan lagu itu, tragis ya…” kata Arine yang mengelap sudut matanya yang basah karena air mata ( dia yang cerita tapi dia yang nangis! ) tapi Olivenya masih tenang-tenang aja. “ tapi kayaknya udah banyak orang yang lupa mengenai kisah ini dan lagu ini “. “ hmm gimana kalau kita buat drama kisah ini aja nanti? “ usul Olive yang udah mendapat ide. “ bagus itu!! Gue dukung ! “ teriak Arine senang. Karena hari sudah sore maka keduanya pun bergegas pulang.

Sesampainya di rumah Olive segera mandi, dia tidak ikut makan di meja makan, dia membawa makanannya ke kamar. Dan dia mulai membuat naskah untuk cerita dramanya nanti di festival drama taraf nasional yang akan di adakan 2 minggu lagi. Emang waktunya sangat mepet sekali, tapi Olive yakin dia pasti bisa, dia memutuskan untuk mengerjakan Naskahnya mulai dari sore sampai pagi nanti. Yah untunglah dia itu udah terbiasa bergadang alias insomniac jadi dia bisa kuat.

“ heeee naskahnya udah jadi??? “ Tanya Arine gak percaya saat Olive mengatakan kalau dia sudah mengerjakan naskahnya dan akan memberikannya kepada Arine siang ini. Benar-benar salut deh untuk temannya yang satu ini. Keduanya memutuskan untuk kembali bertemu di cafĂ© yang kemarin, karena letak cafenya itu terdapat di pusat taman. “ hebat Olive! Aku sampai tidak percaya!! “ ucap Arine kali ini benar-benar tidak bisa menyembunyikan lagi rasa kekagumannya. “ sekarang tinggal cari pemainnya! “ kata Arine membara sambil mengepalkan tangannya di udara “ kalau itu saya serahkan kepadamu ya Arine, saya yakin kamu bisa “ kata Olive mempercayai tugas mencari peran untuk drama mereka nanti, dan tentu saja peran yang di cari masih teman satu sekolah dengan mereka.

Setelah mendapatkan para pemain, tanpa membuang waktu lagi mereka semua berlatih. Para pemain pun menjadi bersemangat ketika latihan, mengingat drama apa yang sedang mereka perankan. Dua minggu mereka latihan, dan akhirnya siap untuk mementaskannya. Dengan perasaan berebar-debar kelompok Olive maju, karena hari ini adalah giliran mereka pentas. Satu-demi satu bagian mereka tampilkan dari awal hingga di bagian akhir, berusaha semaksimal mungkin agar drama mereka tampil baik dan dapat menyentuh hati penonton. Karena memang itulah tujuan dari drama ini, agar yang menontonnya dapat mengerti perasaan sang tokoh utama ( yang menjadi yuka ). Dan untunglah drama nya selesai dengan baik. Saat panggung akan di tutup semua pemain naik kepanggung termasuk tim belakang layar untuk memberi hormat kepada para penonton yang memberi tepruk tangan dengan puas. Kemudian layar panggung kembali tertutup. Olive dan semuanya merapihkan semua peralatan mereka di belakang panggung, semua penonton pun satu persatu mulai meninggalkan tempat duduk mereka dan beranjak pergi, hingga akhirnya mendadak layar panggung terbuka dan terdengarlah sebuah lagu……………………….. “ itu…itu suara kakak…” kata seorang pemuda berambut pirang kecoklatan yang berdiri di depan panggung yang tak lain adalah chris, adik yuka. Pelan-pelan suara itu mulai terdengar jelas dan membentuk sebuah nyanyian, Olive dan Arine yang berada di belakang panggung segera mengecek apa yang terjadi di depan panggung, yang di ikuti oleh lainnya.

Betapa terkejutnya mereka semua melihat sosok seorang gadis tengah berdiri sambil menyanyi, alat-alat musik yang ada disana bergerak sendiri seolah mengikuti irama musik yang di nyanyikan oleh gadis itu. Gadis itu memakai baju baby doll berwarna putih selutut dan rambut hitamnya tergerai panjang sampai pinggang, dan tampak di sekeliling gadis itu di selimuti seperti sinar cahaya. Para penonton kembali duduk dan menyaksikan kejadian langka ini, Olive dan yang lainnya terbengong-bengong gak percaya dengan apa yang mereka lihat. Gadis yang sedang bernyanyi itu adalah yuka. Tentu saja sosoknya masih di kenal oleh beberapa orang dan fans nya dulu. Lagu yang sedang ia nyanyikan saat ini adalah lagu terakhir yang ia ciptakan yang di tujukan untuk tirta, lagu yang susah payah dia buat saat masih berada di rumah sakit. Lagu yang dinyanyikan begitu menyentuh hati. Begitu selesai Yuka tersenyum, dan muncul lagi suatu kejadian langka, Tirta muncul tepat di sebelah chris yang masih terpaku diam di depan panggung menatap kakaknya. Sosok Tirta muncul menghampiri Yuka “ terima kasih yuka “ ucap tirta tersenyum dan menggenggam kedua tangan sosok yuka, keduanya lalu beralih menatap chris, kemudian menatap Olive dan setelah itu sosok keduanya menghilang, sinar yang tadi menyinari kembali menghilang.

Kejadian tersebut dengan cepat tersebar kemana-mana. Selain itu drama Olive di nobatkan sebagai pemenangnya dan dia di minta bantuan untuk membuat drama itu menjadi sebuah serial movie. Tentu saja hal ini tidak di lewatkan Olive. Dia pun jadi sibuk sekarang, mulai dari mencari lokasi syuting, mencari pemain dan segala hal. Tapi pagi itu ada hal yang tidak terduga oleh Olive. Seorang cowok menghampirinya yang sedang mengatur lokasi. “ Olive kan? “ Tanya cowok itu “ iya, ada apa ya? “ balas Olive ramah “ saya chris adik yuka, saya kemari mau bilang terima kasih “ ucap cowok itu sambil memberikan seikat bunga lili kepada Olive. Olive hanya memandang bingung, rasanya dia tidak melakukan apa-apa untuk cowok ini, tapi kenapa dia datang dan bilang terima kasih. “ maaf…tapi terima kasih untuk apa ya? “ “ kamu mempertemukan kak yuka dan kak tirta kembali, kau tau saat kak tirta meninggal kak yuka sama sekali tidak tahu karena kami terus merahasiakannya…..sampai pada akhirnya kakak ku meninggal juga……kak yuka meninggal dalam ketidakpastian……karena dia terus menunggu kak tirta……tapi berkat kamu keduanya bisa bertemu….” Jawab chris menjelaskan “ mungkin ini yang dinamakan takdir…….semoga keduanya sudah tenang “ kata Olive tersenyum kepada chris. “ iya…terimakasih “ ucap chris sekali lagi, kemudian chris pun pamit dari Olive. Sesaat Olive kembali tersenyum ketika cowok itu menjauh. Dalam hatinya dia berterimakasih karena sudah menemukan lagu itu. “ terima kasih yuka……” bisiknya pelan sambil tersenyum simpul.

The End


umm kayaknya ceritanya kurang bagus ...misa kurang tahu sih tentang studio rekaman dan bagian-bagiannya makanya misa nulisnya berdasarkan feeling misa aja. oh, ya itu lirik lagunya younha, pas misa liat liriknya misa jadi dapet ide buat nulis cerita ini tapi yah,,memang kurang bagus ^^ gomenasai. lain kali semoga lebih bagus!!

Minggu, 14 Juni 2009

ketika cinta memasuki persahabatan part II

Besoknya pagi-pagi jam 6 Joe udah balik ke kontrakannya, dan disana dia melihat shige tertidur di sofa, Joe yang awalnya mau membangunkan shige jadi gak tega. Tapi ternyata shige kebangun sendiri.

“ …..Joe? “

“ mandi gih. Kita ada acara outdoor kan hari ini jam 9 sampe jam 12 “

“ oh iya!! Lupa!!! “ pekik shige histeris, dan dia pun segera meninggalkan sofa tercinta dan lari ke kamar mandi.

Gak ada 10 menit shige udah keluar kamar mandi membuat Joe bengong terheran-heran dengan kecepatan kilat mandinya shige

“ ….ge? lo mandi cepet amat ? “ tanyanya curiga

“ mandi koboy dong masa luluran! “ bales shige setengah ngejek Joe yang kalo mandi emang lama

“ sialan lo! Nyindir gue nih!? Buruan ganti baju sana !! “ kata Joe keki di sindir gitu.

Jreng jreng dengan cepat shige udah ganti baju

“ hh dasar lo….baju lo tuh acak-acakan! “

“ cuek lah, tar juga disana jadi acak-acakan “ bela shige

“ ya udah makan tuh! Udah gue buatin roti lapis “ seru si Joe udah kaya merintah anak kecil makan aja.

Kedua cowok itu segera menghabisi sarapan pagi mereka yang tak berdosa dengan brutalnya.

“ jam berapa joe? “ Tanya shige dengan mulut penuh roti

“ hmm baru jam 7 lewat kok “ jawab shige sambil melihat jam tangannya

“ emang kita di jemput jam berapa sih? “

“ bentar lagi kayaknya, soalnya itu tempat lumayan jauh “

Benar yang di katakana Joe gak lama datanglah sebuah mobil kijang keluaran terbaru berhenti di depan rumah mereka

“ eh itu deh kayaknya, buruan ge! “ ujar Joe menepuk punggung shige, shige pun jadi terbatuk-batuk.

“ sabar dong jangan tarik-tarik!! “ protes shige yang kerah bajunya di tarik-tarik sama joe, tapi apa daya si Joe kagak denger. Shigepun dengan pasrah membiarkan dirinya di seret-seret.

“ ayo cabut!! “ kata Joe begitu naik kedalam mobil, sedangkan shige duduk di samping joe dengan lemas keabisan napas.

Perjalanan hari itu sangat macet!panas dan sesak! Dan sepanjang perjalanan joe sibuk sms an sama marissa sedangkan shige diem gak gerak, dia ternyata mabuk kendaraan. Tapi untunglah penderitaannya segera berakhir karena mereka sudah sampai di tempat tujuan. Begitu turun shige langsung duduk di jalanan udah persis kayak pengemis, Joe pun Cuma geleng-geleng, dia udah sangat tau dari smp shige emang mabuk kendaraan.

“ hei kalian!! Hu gue kirain lo berdua bakal telat! Soalnya macet banget kan tadi? “ kata marissa yang menghampiri mereka, dia memang udah datang dari tadi. Begitu di lihat keadaan shige, marissa langsung sweatdrop.

“…shige? Lo kenapa? Joe, shige kenapa? Pucet banget “ tanyanya panik

“ gak apa-apa, dia emang mabuk kendaraan, sebentar juga ilang “ jawab Joe menjelaskan

“ ayo, ayo kesana. 10 menit lagi mulai! “ suruh seorang kru kepada mereka bertiga

“ ya udah yuk! “ ajak Joe kepada marissa. Marissa segera membantu shige berdiri, mereka bertiga pun segera mengikuti kru. Begitu sampai Joe dan shige segera naik panggung. Di luar dugaan yang datang hari itu rame banget, dan ini pertama kalinya mereka bawain acara musik outdoor. Awalnya Joe dan shige agak demam panggung, apalagi ada beberapa cewek yang meneriakkan yell yell yang di tujukan untuk mereka. Tapi setelah acara berlangsung 1 jam mereka pun bisa relax dan menguasai panggung. Akhirnya acara puncak mereka adalah sesi truth and dare antara penonton dengan mereka.

“ oke kita udah sampai pada acara puncak yaitu TRUTH AND DARE “ kata joe masih semangat, sedangkan shige udah males. “ ayo siapa yang mau ajuin truth and dare pertama? Yang menang bakal kita kasih hadiah 500.000! “ tantang Joe pada penonton

“ inget Cuma boleh 10 orang ya!” kata shige memperingati, kali-kali aja tar kelebihan.

Hampir semua yang ada nunjuk tangan, bikin shige dan joe kewalahan, bingung mau milih yang mana. Akhirnya Joe milih seorang cewek imut yang nunjuk pake handphonenya. Ditariklah gadis itu naik ke panggung.

“ oke nama lo siapa? “ Tanya Joe agak grogi

“ devi “ jawabnya singkat

“ devi…mau tantang siapa nih? “ Tanya Joe penasaran

“ lo aja joe, gue kagak! “ kata shige tiba-tiba udah menjauh 2 meter

“ heh! Gak bisa gitu dong! Sini lo! “ Joe menarik ( lagi ) kerah baju shige

“ ok buat Joe deh..truth or dare? “ jawab gadis itu sambil tersenyum setan

“ truth!! “ sahut Joe cepat. Hh perasaan gue ga enak nih

Terlihat gadis itu sedikit kecewa karena Joe memilih truth

“….joe certain pengalaman konyol lo waktu pertama kali siaran di acara CURHAT”

“…hmm apa ya? “ tampak Joe mikir sejenak, kejadiannya udah lumayan lama jadi dia rada lupa

“ saya tau…dia di lempar skrip sama om kameramen tepat di wajah! “ sahut shige menjawab pertanyaan gadis itu

“ owh kok gak di lempar vas bunga sih? “ Tanya tuh cewek malah ngarep

“ yeee itu mah lo nyumpahin gue koid dong!? “ protes Joe kesel di sumpahin “ ya udah giliran lo udah, ganti yang lain! “

Kali ini shige memilih seorang cewek ( cewek mulu neh! ) yang memakai kaos ketat plus jeans ketat juga ! manteph!

“ waduh pagi-pagi sexy banget nih “ celetuk joe spontan yang langsung di ketok sama shige

“ namanya siapa? “ Tanya shige yang kayaknya gak terpengaruh sama penampilan itu cewek

“ adinda dan gue pilih dare! tantang elo shige! “ jawab gadis itu mantab!

“ ya saya terima nikahnya adinda binti dinda..” shige sukses mendapat jitakan indah dari Joe “ ah maksud iya saya terima dare nya “ jawab shige membetulkan omongannya tadi dengan tenang.

“…….elo harus nyanyi lagunya mulan jameela dengan gaya yang sexy abis kaya gue! “ semua orang di situ sukses menyoraki shige untuk nyanyi dengan semangat, Joe pun udah ngakak begitu pun kru di layar panggung. Shige mau gak mau melakukan dare laknat itu dengan gaya mulan jameela dengan gaya sexy, tapi namanya juga shige dia malah nari sambil lompat-lompat kayak vampire! Dia pun gagal melakukan dare.

“ bagus adinda hahahaha lo menang! Hahaha ini 500 ribu buat lo wakakakak “ ucap Joe memberi selamat karena adinda menang dan berhasil mempermalukan shige sambil tertawa ala kunti.

“ hhh selanjutnya!! “ sela shige langsung narik orang sembarangan, dan gak nyadar dia narik seorang WARIA!. Mati deh gue. Batin keduanya begitu melihat peserta ketiga.

“..na..namanya siapa? “ Tanya joe takut-takut

“ Anna!! “ jawab tuh banci dengan suara cempreng

“....mau tantang siapa..? “ kali ini shige yang nanya dengan datar

“ tantang shige aja deh~~~~ truth or dare? “ kata si anna aka banci dengan suara di buat-buat manja, bikin yang nonton mau muntah berjamaah sedangkan Joe langsung ngelus dada dan bilang ‘selamet untung bukan gue ‘.

“ …..truth aja deh “ sahut shige kalem. Ogah deh kalau pilih dare dari mahkluk yang beginian, pasti ancur batin shige udah merinding bayangin apa yang akan terjadi kalau dia milih dare.

“ oke anaa mau Tanya nih~~ aku cantik gak??? “ pertanyaan yang membuat semua orang jawdrop

“ kamu cantik kok “ jawab shige singkat “ kalo di liat dari planet terjauh di bima sakti kita “ sambungnya, tapi itu banci keliatan tetep seneng dan berkyaa~ kyaa~ ria.

“ gak apa-apa deh…yang penting tetep di bilang cantik! “ katanya sambil tebar pesona ke Joe dan shige dengan narsisnya. Tapi untungnya si anna udah turun dari panggung jadi aman.

“ biar cepet kita ambil dua orang langsung aja deh! “ usul Joe karena dia udah kepanasan siang itu “ awas ge, liat-liat!! “ kata Joe lagi, dia udah kapok dengan aksi sembarangannya si shige yang mendatangkan seekor waria.

“ nama kalian siapa? “ Tanya shige

“ rudy “ jawab seorang cowok gemuk dengan pala botak “ kiki “ jawab seorang cewek yang memakai baju berwarna mencolok, bikin silau mata.

“ mau tantang siapa nih! “ ucap Joe sok berani

“ gue mau tantang shige! Dare or truth! “ tantang si rudy dengan semangat 21 yakin dia bakal menang. Hmm kalo macem gini sih yang nantang kecil paling pikir shige meremehkan. “ saya pilih dare! “ seketika muncullah ketawa iblisnya rudy membuat shige menyesal dengan keputusannya.

“ I dare you…to kiss JOE! “ cetus cowok itu yang mendapat dukungan seketika dari semua yang nonton, sedangkan Joe dan shige langsung memasang tampang –what-the-fuck- kearah rudy. Masa kalah lagi sih! Pikir shige, dan dengan sangat ragu shige berkata “ I accept it! “ sambil senyum licik.

Joe yang gak percaya langsung mundur-mundur mau kabur, tapi udah keburu di tarik sama shige.

“ gyaa shige jangan macem-macem lo!! “ Joe udah teriak-teriak gaje, tapi shige udah nahan dia dan wajah mereka kini sudah sangat dekat…..

5cm…

2cm….( ada yang udah teriak histeris sambil nutupin muka malu-malu )

Dan….cup….semuanya bengong…hening….

“ udah tuh rudy kamu kalah! “ kata shige yang kembali mendekati rudy dan berkata dengan santai, rudy pun sweatdrop pasalnya semua di luar harapan dia

“ kok bengong? “ Tanya shige

“ gak terima!!! Kok..kok gitu sih!!!?? “Tanya rudy gak percaya

kan Cuma disuruh cium kan? Ya udah saya udah cium jidatnya si Joe, bener dong “ bela shige, rudy pun pasrah dan menyadari betapa oon nya dia.

“ sekarang kiki mau tantang siapa? “ Tanya shige kepada kiki yang masih bengong juga, tapi setelah di kepret air oleh shige dia pun sadar

“ eh iya…gue tadinya mau tantang Joe! Tapi kayaknya dia masih shock deh…jadi elo aja deh” jawab gadis itu setengah ragu “ gue pilih truth aja! Jawabnya…ini missal loh…misalnya kalian itu…uhmm….berada di suatu hubungan….ehem…siapa yang jadi…errr uke atau seme? “ Tanya gadis itu terbata-bata dengan muka merah. Joe yang denger pertanyaan tuh cewek langsung semaput di tempat, gak nyangka itu cewek bayangin dia dan shige punya hubungan!!!

“ saya yakin..kalau saya itu seme..dan Joe uke “ jawab shige agak canggung tapi tetep berusaha stay cool

“ WHAT!?? Gak bisa, enak aja!! Gue seme! “ protes Joe langsung bangkit dari kubur

“ tuh..benerkan kata saya dia cocok jadi uke “ ucap shige sambil menunjuk muka Joe yang melas

“ hihihihi iya! “ balas gadis itu sambil cekikikan gak jelas. Bikin Joe makin gak terima, masa dia di lecehkan sebagai uke, poisi terlemah! Oh tidak harga diri dimanakah engkau!!!!

“ sekarang kita pilih yang lain lagi “ kata shige tetap tenang tidak memperdulikan keterpurukan partenrnya sekarang. Shige menarik dua orang cowok. Dia berpikir mungkin kalau cowok gak akan Tanya yang aneh-aneh.

“ nama? “

“ keele “ jawab cowok berambut panjang yang di iket kebelakang ( et deh! ) “ rony “ jawab cowok yang satunya lagi sambil buka topi.

“ woy Joe jangan diem di situ aja dong! Soalnya gue mau tantang elo nih “ kata pemuda yang bernama rony kepada Joe yang masih diem di pinggir. Dengan setengah di dorong sama shige, Joe pun bergabung kembali setelah ‘tenggelam’ beberapa saat.

“ truth or dare? “ Tanya Joe dengan feeling ga enak

“ dare! Gue tantang elo buat…..jelek-jelekin diri lo sendiri!! “

“ hhh…gue terima! GUE JOE COWOK PALING JELEK SENDIRI, PALING BEGO, PALING BELOON, PALING DODOL, ERROR,KOSLET, PUAS LO?! Kata joe dengan toa nya hampir membuat orang yang berada di jarak 1 meter kena serangan jantung.

“ puas gue! “ kata tuh cowok lalu turun panggung

“ SEKARANG LO MAO TANTANG SIAPA KEELE ?! “ Tanya joe masih mengguanakan suara ultranya

“ toa nya matiin dolo! “ sembur shige

“ …..gu..gue tantang shige aja deh…dare…” jawab cowok itu takut-takut udah ngeri duluan sama Joe. “ gue dare lo buat…………………..”

…………………………….long pause

“ kelamaan lo! Gugur! “ kata Joe yang udah normal .

“ oke kita pilih tiga sekaligus ya? “ Joe pun mulai meilih tiga orang dan pas dapet dia segera meminta ketiga orang yang udah dia tunjuk buat naik ke panggung.

“ nama kalian siapa? “ Tanya Joe udah bener-bener kepanasan

“ oca “ kata gadis yang agak tomboy dengan datar

“ leo “ balas cowok berkumis lebat

“ saki “ sambung gadis terakhir sambil senyum mencurigakan. Di belakang panggung tampak marissa shock begitu melihat saki.

“ itu kan saki!!? “ kata gadis itu histeris dengan wajah agak ketakutan

“ iya emang kenapa? “ sahut seorang kru dengan cuek

“ lo gak tau ya? Dia itu kan informer yang di takutin di kalangan infotainment dodol! Kalo dia udah tertarik sama sesuatu bakal di cari terus dan bakal di buka blak-blakan sama dia!!!! “ terang marissa kepada semuanya, kontan semua kru ikut shock

“ duh semoga tuh anak gak Tanya yang macem-macem deh!! “ harap marissa, tapi sayang harapannya kali ini gak akan terkabul.

“oca lo pilih siapa? “ Tanya Joe kepada gads tomboy tersebut

“ gue pilih Joe aja deh…abis dari tadi shige terus, truth apa dare? “

“….truth! “

“ hmm uda berapa kali lo pacaran sama seorang cewek? “

“ yah standar tuh “ kata Joe meremehkan

“ gue nanya ini Cuma mau tau aja lo playboy bukan “ jawab oca menjelaskan alasannya

“ 1 kali…” jawab Joe jujur yang langsung di tatap dengan penuh ketidak percayaan oleh semua umat yang sedang menyaksikan mereka saat itu.

“ yup..that’s true…just once..” ucap shige membenarkan, oca pun turun panggung dengan bengong

“ uh..ok leo sekarang giliran lo “ kata Joe dengan wajah merah karena ketauan deh dia baru pacaran sekali.

“ gue juga sama mau tantang elo…truth or dare? “

“ dare! “ dengan mantap Joe memilih dare, dari pada dia harus pilih truth, itu sama aja membuka aibnya sendiri.

“ ok Joe….gue tantang lo buat bikin shige ketawa! Abis kayaknya temen lo yang satu datar-datar aja! “

“ gue terima! “ Joe kayaknya mikir sebentar, dan gak lama dia dapet ide. Dia berjalan mendekati shige, shigenya kayaknya santai-santai aja melihat gelagat Joe yang udah mencurigakan. Mendadak tanpa terduga Joe menyerang shige, shige yang gak siap otomatis kaget dan membuat dirinya terjatuh dengan sukses.

“ minggir ah Joe! “ kata shige nyaris teriak, tapi Joe malah senyum licik

“ ini kan dare! Terima lah takdirmu wakakakaka “ jawab Joe malah kesenengan ngeliat muka panik dari shige. Yang di lakukan Joe adalah..megang lehernya shige! Ternyata cara itu ampuh bikin shige gulung-gulung dan ketawa!!!

“ udah, udah!! Nyerah!! Ampun! “ kata shige di sela tawanya. Bikin semua orang jawdrop ngeliat tindakan mereka berdua yang kayak anak-anak. Tapi Joe pun menghentikan tindakannya.

“ gimana? Gue menang kan? “ Tanya joe dengan gaya sok kepada leo, leo pun Cuma tersenyum hambar mengakui kekalahan tapi dapet moment bagus hehehe.

“ hu..huff oke peserta terakhir..saki mau tantang siapa? “ Tanya shige kecapean gara-gara kebanyakan ketawa

“ gue tantang lo berdua….truth! “ jawab gadis itu dengan tampang mencurigakan

“ ya udah mau Tanya apa sama kita? “ tantang Joe balik

“ gue mau tau..apa bener diantara kalian terjadi cinta segitiga dengan cewek yang namanya marissa? “

Baik shige dan joe pun langsung gak bisa jawab, begitu juga dengan marissa yang kelihatan cemas di belakang panggung

“ ….sory kalau itu kita skip aja gimana? “ tawar Joe baik-baik

“ hmph kalau gak di jawab berarti bener ya? Soalnya gue sempet liat kalian …jalan bareng gitu “ kata gadis itu sambil memasang muka sok “ tapi kalo gak mau jawab ya udah~~ “ saki pun melenggang turun dari panggung. Dan acara out door mereka selesai.

Semenjak hari itu saki terus membuntuti mereka, dan menanyakan hubungan mereka dengan marissa. Hal ini membuat Joe dan shige sangat terganggu karena mereka merasa privacy mereka sudah terusik berkat gadis ini. Bukan hanya Joe dan shige tapi sakit juga membuntuti marissa dan menanyakan siapa yang di pilih marissa, Marissa juga tak menjawabnya karena dia sendiri masih bingung.

“ jadi marissa siapa yang kamu suka? Joe atau shige ? “ Tanya seorang cewek bernama nia, salah satu teman marissa.

“…….gak tau…” jawab marissa bingung

“ elo gimana sih? Udah saatnya lo milih di antara mereka! Elo itu kaya ngasih harapan buat mereka berdua “ kata gadis itu menasehati marissa, tapi marissa hanya diam.

“ marissa..ini udah saatnya buat lo….untuk setia “

“ gue emang suka sama Joe tapi gue juga sayang sama shige, dan gue masih gak mau terikat! “ ucap marissa menjelaskan dengan yakin

“ kalo gini kasian mereka! Lo gak adil, sama aja lo mempermainkan mereka…..marissa ini saatnya buat lo tuk lepas dari cap playgirl! “ cewek itu tetep ngotot nyuruh marissa milih, karena menurutnya gak adil kalau marissa memberi harapan buat kedua cowok itu tapi gak milih satupun.

“ itu udah jadi keputusan gue! Gue masih gak mau terikat! “ tegas marissa lalu berjalan meninggalkan Nia yang masih duduk

“ lo gak bisa gitu marissa! Mereka berdua cowok baik-baik!! Kalo lo gini bisa rusak persahabatan mereka!! Marissa lo dengerin gue ngak!?? “ tapi sayang marissa sudah keburu menghilang, Nia pun hanya bisa menghela napas pasrah.

Marissa yang berjalan kebingungan tiba-tiba bertemu dengan seseorang yang sudah lama tak di lihatnya “…edo? “ sapa gadis itu ragu ketika melihat pemuda yang sedang bersandar di tembok sambil melihat kearahnya.

“ hai marissa..apa kabar? “ Tanya cowok itu yang bernama edo sambil tersenyum hangat. Marissa dengan cepat berlari kearah cowok itu dan memeluknya dengan erat.

“ aku sangat merindukanmu edo!! “ kata marissa senang.

Tanpa di duga saat itu shige melintas dan melihat adegan itu, tentu saja shige shock melihatnya gak percaya ternyata marissa masih memiliki cowok lain. Memang benar Marisa gak pernah mengumumkan hubungannya dengan Joe ataupun dirinya, tapi setidaknya gadis ini sudah memberi harapan pada keduanya yang sudah sanat dekat. Tentu saja marissa bukan gadis bodoh, dia pasti ngerti perasaan Joe terhadap dirinya selama ini. Shige yang kesal memutuskan untuk segera pergi dari tempat itu dan mau memberitahukan hal ini kepada Joe. Sedangkan marissa tampaknya gak menyadari kehadiran shige karena larut kedalam pelukan cowok yang bernama Edo itu.

“ gak! Gue gak percaya!! “ kata joe saat mendengar apa yang di katakan shige kepadanya “ gak mungkin marissa begitu..gak mungkin!!! “

“ tapi itu emang bener!! Saya liat dengan mata kepala saya sendiri joe! Percaya sama saya!! “ shige berusaha meyakinkan Joe kalau yang di lihatnya itu benar.

“…lo pasti bilang gini karena mau jauhin gue sama marissa kan..? iya kan!?? Jawab ge! “ tuduh shige kasar kepada shige, tuduhan itu membuat shige shock. Dia gak nyangka kalau Joe lebih percaya marissa gadis yang baru sebentar di kenalnya ketimbang dirinya yang sudah bersama dengan Joe sejak mereka smp. Hati shige benar-benar sakit saat itu.

“…..Joe…..oke…akan aku buktikan kalau semua itu benar!! “ jawab shige yang lalu keluar dari rumah. Sedangkan Joe tengah bimbang apa mungkin semua itu benar?? Tapi bagaimana kalau itu trik shige untuk mendapatkan marissa? Dia tahu kalau shige juga mengincar marissa……di tengah kegalauannya tiba-tiba handphone nya berdering, begitu di lihat nomor yang memanggil itu adalah marissa.

“ halo joe? Bisa ketemuan ga? Ada yang mau gue omongin” kata marissa kepada Joe

“ ya udah lo dimana? Gue jemput “ setelah marissa mengatakan dia ada di studio radio, Joe pun bergegas kesana karena banyak hal yang mau dia katakana dan tanyakan pada gadis itu. Dalam hati dia berharap apa yang di katakan shige semuanya salah.

“ sorry ya Joe…gue minta ketemuan mendadak “ kata gadis itu sambil meminum jusnya, sekarang mereka berdua sedang berada di cafe favorite mereka

“ gak apa-apa…emang ada apa? Kok kayaknya penting banget? “ Tanya Joe penasaran.

“ hmmm gak apa-apa..gue bingung gimana ngomongnya “ kata marissa seperti kebingungan gak biasanya.

“ sebelum itu gue mau Tanya sesuatu ke elo dulu ? “ Tanya Joe dengan muka serius “ apa bener tadi lo pelukan sama cowok? Di lorong studio? “ mendegar pertanyaan itu, seketika marissa terkejut dan berpikir darimana Joe tau? Rasanya saat itu dia gak ngeliat Joe. Tapi dia gak mau Joe tau

“ gak bener itu, kamu dapet ino dari mana? Saki? Hh jangan percaya Joe…mana mungkin aku pelukan ….” Jawab marissa menutupi yang ebenernya dan celakanya Joe percaya sama ucapan Marissa.

Tiba-tiba handphone milik Joe kembali berdering. Ternyata kali ini yang memanggil shige, dengan malas Joe mengangkatnya.

“ kalo lo Cuma mau bahas masalah tadi bakal gue tutup! “ ancem Joe begitu mengangkat telepon

“ Joe denger gue udah ada bukti! “

“ asal lo tau gue lagi sama marissa sekarang dan dia bilang kalau dia gak pernah pelukan sama cowok yang lo bilang itu! “

“ Joe! Dateng kemari kalau mau buktinya…ini dari saki karena dia juga sempet buntutin marissa dan Joe saya harap lo mau dateng ke bekas smp kita, ketemuan disana ! “

Tapi Joe seolah gak mau mendengarkan omongan shige, dia langsung menutup telepon itu.

“ shige ya? Kayaknya serius banget? “ Tanya Marisa was-was

“ gue rasa gue udah salah ngeraguin lo…..pasti saki biang keladinya “ gak lama turun hujan besar. Marissa pun meminta untuk tinggal di cafĂ© lebih lama dulu sambil menikmati hujan dan udara dinginnya.

Disisi lain shige sudah berada di smp bekas mereka hujan-hujanan di depan gerbang, dia gak mengira akan turun hujan sebesar ini….entah mengapa saat itu dia punya firasat buruk. Hujan terus tak berhenti tanpa sadar shige sudah menunggu hampir satu jam di tengah hujan lebat itu. Dia menunggu disana karena yakin Joe pasti akan datang dan matanya akan terbuka kalau gadis yang di cintainya sudah menghkianatinya. Udara dingin berhembus menusuk tulang-tulangnya, perlahan shige mulai tak bisa merasakan tubuhnya, dia benar-benar kedinginan dan seiring dengan dinginnya angin dia mulai kehilangan kesadaran.

Joe masih menikmati hujan di café bersama marissa. Dan disaat dia sudah merasa inilah saat yang tepat untuk nembak marissa, lagi-lagi handphonenya berdering. Dari shige, awalnya Joe malas mengangkat tapi entah kenapa irasatnya mendadak gak enak, dan tanpa sadar Joe menekan tombol accept dan menerima telepon itu.

“ halo ini joe!!? “ Tanya suara di sebrang dengan panik. Kok suara cewek? Pikir Joe bingung

“ iya ini joe, kamu siapa? Kok HP shige bisa die lo? “ Tanya Joe penuh tanda Tanya dan feelingnya makin gak enak.

“ syukurlah “ terdengar suara tersebut agak lega “ gue saki, soal Hp shige di gue itu tar aja! Pokoknya sekarang lo ke RS di ( yap kembali gunakan imajinasi rumah sakit mana ) shige masuk RS keadaannya kritis! Buruan ya! “ kata saki dengan terburu-buru dan kemudian menutup telepon.

“ ada apa Joe? “ Tanya marissa cemas begitu melihat wajah Joe berubah pucat

“…shige…” Cuma itu respon yang di dapat dari Joe. Tanpa banyak bicara Joe segera pergi meninggalkan marissa, tidak memperdulikan marissa yang memanggil namanya berulang kali.

Begitu sampai di rumah sakit Joe langsung menerobos masuk dan mencari saki, untungnya saki sudah menunggu kedatagannya di lobi rumah sakit jadi dia bisa langsung menemukannya.

“ saki!! “ teriak Joe seraya berlari kecil menghampiri gadis itu

“ Joe!! “

“ gimana shige? kok bisa begini? “ Tanya Joe dengan napas gak beraturan saking paniknya

“ gue kebetulan aja nemuin dia jatuh di sebuah smp….pas gue temuin dia udah dingin banget, dan gue buru-buru bawa dia kemari..dan ini “ ucap saki menjelaskan apa yang terjadi dan dia juga menyerahkan beberapa lembar foto “ itu foto marissa jalan sama cowok dan pelukan…dia sempet minta ke gue sebelum dia pergi…dan itu bener gue masih ada klisenya kalo lo masih gak percaya ….” Tentu saja foto itu membuat Joe shock berarti selama ini apa yang di bilang shige itu beneran. Kali ini Joe bener-bener merasa bersalah, dimana dia saat shige menunggunya? Dan betapa bodohnya dirinya lebih mempercayai omongan marissa ketimbang sahabatnya sendiri.

“ ayo Joe “ ajak saki ke ruangannya shige “ kita gak bisa masuk kayaknya “

Joe pun terduduk lemas di bangku tunggu di temani oleh saki yang terus mengatakan kalau Joe gak perlu menyalahkan dirinya sendiri. Gak berapa lama salah seorang dokter keluar. Joe dan saki dengan sigap mendekati dokter itu dan menanyakan keadaan shige.

“ dia kondisinya belum begitu baik dan masih dalam keadaan tak sadar, tapi kalau dia istirahat penuh dia pasti sembuh “ kata dokter menjelaskan dan kemudian pergi berlalu, setidaknya penjelasan dokter tersebut membuat hati Joe sedikit lega. Handphone Joe kembali berdering dan kali ini yang memanggil tuan bowo.

“ Joe kamu dimana!? Kamu lupa sore ini CURHAT on air buat rayain hari jadi yang pertama? Buruan kemari dan jangan lupa bilang sama shige? “ perintah tuan bowo kepada Joe, dan telepon langsung di tutup.

“ kenapa joe? “ Tanya saki

“ hari ini acara ultahnya CURHAT dan gue disuruh dateng bawa acara bareng yang lain….”

“ lo pergi aja…shige gue yang jaga “ sahut saki berusaha menenangkan Joe

“ tapi…..” tampak terlihat keraguan di wajah Joe

“ udah lo pergi aja “

“….saki…jaga shige ya..kalau ada apa-apa bilang ke gue”

“ beres! “

Dengan setengah ragu Joe pun pergi meninggalkan saki dan shige serta berharap kalau semua akan baik-baik saja. Saat di studio joe udah telat 30 menit, itu karena dia ngelamun saat menuju kemari. Di lihatnya semua sudah berkumpul termasuk marissa. Joe langsung di tarik dan gabung sama Andre dan ridwan Host yang lain.

“ acara da mulai Joe, sesinya Cuma Tanya jawab aja! Eh shige mana? “ Tanya Andre bingung karena biasanya shige sama Joe selalu sama-sama. Tapi belum sempat Joe menjelaskan Marissa langsung memotong. “ soal shige tar aja deh! Acaranya nih “.

Acara berlangsung dan selama itu juga Joe kelihatan gak minat, tiba-tiba handphonenya berbunyi dan itu dari nomor teleponnya shige yang di pegang saki. Jangan-jangan…….pikiran Joe udah macem-macem.

“ ha..halo saki ada apa? “ Tanya Joe cemas

“ joe..shige…shige gak ada! “ kata saki, seketika itu bagaikan petir di siang bolong. Joe melepaskan genggamannay pada handphone dan membuat benda itu terjatuh keras. Semua orang studio kaget dengan tingkah Joe yang emang udah aneh dari tadi.

“ joe..? elo kenapa? “ Tanya ridwan sambil menepuk pundak Joe.

“…teman-teman…shige udah gak ada….” Kata Joe lirih “ siang tadi…dia di bawa kerumah sakit….dan tadi gue dapet kabar dari saki kalau dia udah gak ada “ kali ini terlihat Joe benar-benar menangis “ gue mau confess..maaf Joe kalo gue sempet gak percaya sama lo…ternyata elo bener…seandainya waktu itu gue nemuin lo…..pasti gak akan gini jadinya…….maafin gue shige…..” kata Joe sambil tertunduk membiarkan air matanya mengalir jatuh, bukan hanya Joe yang lain pun turut sedih…marissa sendiri ikut merasa bersalah dan diam-diam berkata ‘maafin gue shige…’.

“ untuk menghormati shige mari kita berdoa “ kata salah seorang kameramen dan mereka semua berdoa dengan serius.

“ berdoa selesai “ kali ini terpampang wajah-wajah sedih dan lesu, dan anak nongkrong yang nonton ikutan shock gak percaya bahkan ada yang pingsan dan nangis sejadi-jadinya.

“ marilah teman-teman kita mengheningkan cipta untuk mengenang moment bersama shige “ kata marissa tiba-tiba. Semuanya kembali menundukkan kepala dan hening, mereka mengingat kembali masa saat shige masih ada bersama mereka Entah siapa mendadak lagu tak ada yang abadi berkumandang di studio, membuat suasana semakin sedih.

“ ini kan….lagu yang di suka sama tuh anak..” kata Joe pelan

“ jangan ngomong aneh-aneh lo……merinding nih gue “ kata andre takut-takut

Andre kembali menundukkan kepalanya, dalam hati dia berdoa semoga gak ada apa-apa. Tanpa sadar di belakang mereka sudah berdiri sosok pemuda dengan memakai piyama putih sambil melihat mereka dengan tampang bloon.

“ kalian sedang apa? “ tanya pemuda itu. Semua orang menoleh dan melihat sosok shige!! beberapa orang kru ada yang teriak teriak gaje bilang ‘shige bangkit dari kubur ‘, Andre dan ridwan pun udah ngacir, tinggal Joe sendiri.

“……shige…? “ tanyanya masih gak percaya. Apa bener nih hantu? Tapi kakinya napak kok

“ ….ada apa sih? Saya masih hidup kok – “ kata shige dan tiba-tiba saja omongannya terputus karena pelukan dari joe. Joe memeluk sahabatnya ini dengan erat.

“ maafin gue ya….gara-gara kebodohan gue yang gak percaya sama lo….gue…..” Joe udah gak kuat lagi buat nerusin omongannya..dia udah nangis

“ joe…baju gue basah nih “ ucap shige dengan suara pelan

“ so..sory….tapi lo kok bisa disini? “

“ iya lari dari rumah sakit! Bagaimana mungkin kalian melewatkan acara ultah curhat tanpaku! “ kata shige bersemangat

“ dasar! “ Joe tersenyum kepada shige, kali ini dia benar-benar lega melihat sahabatnya tidak apa-apa.

Esoknya Joe sedang beres-beres bersama saki di rumahnya, Joe dan shige berencana untuk pindah ke bandung dan menerma tawaran kerja on air di sana, Saat sedang beres-beres tiba-tiba muncul marissa, andre dan ridwan serta beberapa temannya dari studio radio. Joe dan shige benar-benar terkejut dengan kedatangan mereka. Tapi joe tau siapa yang menyebar berita kepindahan mereka.

“ hmph! Saki!? “ ucap Joe yang udah yakin kalo sakilah biangnya

“ eheheheh abis gimana ya…masa lo pergi aja tanpa ngabarin “ sahut saki sambil nyengir kuda

“ kita semua mau anter kepergian lo berdua kok…dan sebelumnya…aku mau minta maaf “ kata marissa dengan perasaan masih merasa ga enak

“ gak apa-apa kok marissa..gue sama shige gak marah! Lagian….sahabat terbaik gue juga gak kenapa-kenapa…” jawab joe sambil tersenyum manis

“…terimakasih! “ balas marissa sambil menangis, dia gak menyangka kalau joe dan shige mau memaafkannya setelah apa yang dia perbuat dan hampir membuat shige celaka.

“ barang-barang udah di masukin mobil….ayo ge kita berangkat! “ seru joe semangat

“ roger that! “

“ …..guys kita pergi dulu yah!! Semoga acara kalian sukses” kata joe sedikit banyak terharu

“ ya lo berdua juga sukses ya disana “ ucap ridwan sambil berjabat tangan dengan Joe dan shige.

Akhirnya kedua cowok itu pergi dari tempat yang sudah membesarkan nama mereka, mungkin pergi ke bandung adalah keputusan yang tepat dan semoga saja disana jauh lebih baik, atau kalau bisa dia dan shige bertemu jodoh disana hehehe.Lagipula……. joe sangat senang karena dia melakukan perjalanannya bersama sahabatnya sendiri, shige. Dan akan selalu begitu………………..



The end



Senin, 08 Juni 2009

ketika cinta memasuki persahabatan

Cerita di mulai dari sebuah stasiun radio ( ada dimana pake imajinasi masing-masing aja deh! )

Jadi pagi itu kondisi stasiun radio udah rame karena hari itu adalah hari penerimaan karyawan baru, asli pagi itu yang ngelamar membludak udah kaya semut ngerubungin gula, dan di antara para pelamar terlihat dua orang cowok, yang satu rambutnya hitam acak-acakan pake jaket biru daleman putih sama jeans biru tua lusuh sambil bawa berkas, di sebelahnya cowok rambut agak coklat tua pake kaos merah plus celana hitam.

“ gilak! Rame banget ne! “ keluh pemuda yang memakai jaket biru ke temannya

“ iyalah inikan pendaftaran terakhir! “ balas pemuda berkaos merah itu.

Tiba-tiba muncul suara dari speaker “ Panggilan masuk untuk saudara Joe dan Shi…ge!! “ katanya dengan nada agak bingung ketika menyebut nama shige

Yang di panggil pun segera masuk ke ruangan audisi dengan susah payah, begitu masuk ruangan keduanya berada dalam keadaan acak-acakan gak jelas dan sang juri yang melihat keadaan mereka nyaris semaput di tempat antara mau ketawa dan marah, tapi akhirnya dengan bijak sang juri menyuruh kedua cowok itu duduk.

“ nama kalian siapa? “ Tanya juri itu basa-basi sekalian masang tampang –awas-juri-galak-

“ lha? Tadi kan udah di sebutin nama kita masa nanya lagi? “ celetuk shige spontan

“ oh iya..ehem ehem yang mana yang namanya joe? “ tanyanya dengan suara berat

“ oh gue! “ jawab cowok yang berkaos merah tadi dengan baju udah awut-awutan

“ ehem! Harap sopan ya “ delik juri itu serius

“ eh iya maap…saya joe “ kata Joe membetulkan kembali gaya omongannya

“ berarti yang di sebelah shige kan “ Tanya sang juri pasti yang di balas dengan anggukan cepat

“ baiklah ini interview yang gampang kok “ kata Juri itu dengan tampang sok nakut-nakutin “ saya Cuma Tanya beberapa pertanyaan saja, gimana siap? “

“ SIAP! “ jawab keduanya kompak

“ oke pertanyaannya….alasan kalian mendaftar kemari apa? Jangan sama ya jawabannya! Dari joe dulu “

“ oh gue? Ehem maksudnya kalau saya..karena saya cinta sama musik dan suka bersosialisasi! “ jawab joe penuh semangat

“ kalau saya….di suruh ngikut” jawab shige jujur sambil nunjuk si joe, si Juri Cuma sweatdrop denger jawaban dari shige yang jujur dan polos

“ pertanyaan berikutnya…kalau seandainya kalian di terima visi dan misi kalian gimana? “ kok kayak visi misi kampus sih batin joe tapi akhirnya dia ngejawab juga “ hmm kalau saya sih bakal menerapkan system sehat, aman dan terkendali buat para pendengar yang masih remaja “ jawabnya asal yang dengan cepat di sambung sama shige “ sama juga! “

“ ya sudah..segitu aja, tolong kertas syaratnya taruh di meja “ kata sang juri sambil menunjuk meja kosong di sebrang “ dan kalau kalian di terima akan ada panggilan minggu depannya “

Kedua cowok gak jelas itu pun cabut dari tempat tersebut.

1 minggu kemudian kedua cowok itu di panggil lagi

“ jadi kita berdua di terima pak!? “ Tanya Joe setengah gak percaya

“ yah…setelah menilik, menimbang, menimang, meneliti dan mengamati dengan penuh kebijaksanaan kita semua memutuskan untuk memilih kalian berdua “ jelas sang pemilik panjang lebar kagak pendek sempit.

“ …mu..mu..muahahahahahaha!!!!! “ tawa setan Joe keluar bikin orang studio jawdrop

“ eling Joe eling!! “ kata shige dengan nyirem si joe pake air putih minumannya si bapak punya studio, dan Joe pun bisa di jinakkan

“ jadi pak, kapan kita mulai on Air? “ Tanya joe semangat 45 yang udah ‘sadar’

“ besok udah mulai ya, bawain acara musik remaja. Ingat jam 7 udah disini jangan telat! “ katanya menjelaskan setengah mengancam

“ ok boss! Kita cabut dulu permisi” kata joe sambil cabut dari tempat itu dengan tampang bahagia semerbak harumnya bunga

Besoknya Joe dan shige telat sampe studio

kan udah di bilang jangan telat, belom apa-apa udah telat sih! Push up sana 20 kali!! “ omel si boss tegas, kok jadi kaya sitkomnya OB sih

Dengan ogah-ogahan keduanya push up sesuai perintah si boss, hhh udah lari buru-buru tapi tetep aja telat, trus di studio dapet omelan si boss plus kuah dan disuruh push up 20 kali OMG! Ajib banget deh

Abis push up mereka berdua di tendang masuk ke ruangan untuk segera on air

“ yap selamat pagi para pendengar remaja musik Indonesia! Ketemu sama gue Joe “

“ dan gue shige “ sapa keduanya ramah

“ sory nih kita telat buka acara soalnya tadi macet sih jalan kemarinya, belom lagi tadi di siksa boss dolo push up 20 kali! “ cerita si Joe malah curhat

“ woi jangan curhat! “ teriak salah seorang kru di studio kepada Joe, si Joe jadi salah tingkah

“ eh hehehe sory jadi curhat! “

“ sebagai pembuka kita bakal puterin lagu tinggalkan saja dari kotak! “ kata shige membuka lagu awal, lagu pun di puter

Pas lagu di puter Joe dan shige dengan seenak jidat mesen makanan padahal belom di bolehin ninggalin ruangan, tapi ajaibnya mereka mesen makanannya cepet jadi pas lagu abis mereka dah balik lagi buat on air.

“ gimana lagu tadi, enak kan? “

“ tapi joe saya gak ngerti tuh maksud dari lagunya kotak gimana? “ Tanya shige penasaran

“ alah, elo mah kapan sih pernah dengerin lagu? Berita mulu sih!! “ ejek Joe buka aib ke kuperan shige

“ eh itu tuntutan fakultas!!! “ jawab shige malah semangat

“ capek ah! Dah jangan di bahas “ sahut joe pasrah “ oh ya hari ini kita akan bahas tema tentang cinta segitiga, the triangle love! “

“ btw anyway menurut lo tentang cinta segitiga itu gimana ge? “ Tanya joe kepada rekannya shige yang emang rada-rada koslet

“ hmm menurut saya cinta segitiga itu adalah cinta yang berbentuk segitiga “ jawabnya dodol error sambil masang tampang se innocent mungkin, si Joe jawdrop baru sadar partnernya bloon banget.

“ hh daripada urusin nih anak autis mending kasih iklan dulu “ akhirnya iklan pun di puter

Setelah iklan

“ nah balik lagi ke topic, gimana ge menurut lo tentang cinta segitiga? Awas lo jangan jawab cinta yang berbentuk segitiga! “ ancem joe sambil ngirim death glare ke shige

“ hmmmm……” shige mikir nih kayaknya

5 menit……

10 menit……

15 menit……

“ lama WOI! DURASI NE! “ teriak kru yang pake baju kotak-kotak bukannya segitiga

“ menurut saya……” shige mulai pasang muka serius “ menurut saya…cinta segitiga itu………” dua rius “ adalah…….” Kali ini semua kru studio penasaran “ adalah……” udah pasang muka H2C semuanya ( harap-harap cemas ) “ adalah…..MANAKETEHE! gak pengalaman sih! “ jawabnya bikin semua orang jatoh berjamaah.

“ elo jawab gitu doang kelamaan!! Makan durasi oon! Dah kita terima telpon aja!! “ jawab Joe kesel soalnya dia tadi udah serius dengerin si shige eh taunya malah jawab begitu. hhhh kalo gak inget lo partner gue hari ini udah gue ceburin ke empang lo!

Telepon berdering

“ ya hallo!! Pagi, siapa dan dimana? “ Tanya Joe cekatan

“ dari vivi di Jakarta “ jawab sang penelpon dengan suara manis

“ ow ok vivi menurut kamu gimana tentang cinta segitiga? “

“ hmm menurut aku…..cinta segitiga itu cinta yang seharusnya gak terjadi karena sama aja menduakan hati pacar lo semua! “

“ wow jawaban yang diplomatis! “ kata shige takjub

“ jawaban yang bagus vivi! Mau request? “

“ gak deh salam aja buat kalian berdua yang jadi anak baru di remaja musik Indonesia, moga-moga betah! “ kata cewek itu memberi ucapan selamat

“ wah makasih vivi! “ jawab Joe girang ternyata ada juga yang peduli sama mereka

“ ok kita tunggu penelpon selanjutnya “

Dan begitulah hari itu berjalan dengan baik, Joe dan shige bisa membawakannya dengan lancar meski terkesan spontan tapi bagus, semua kru jadi puas begitu juga sang boss yang emang khusus hari ini mengawasi dua anak baru itu, kali aja macem-macem.

Sudah Hampir 2 minggu mereka menjadi pebawa acara radio dan setiap hari itu pula mereka sering di omelin oleh sang boss karena selalu telat. Maka pas hari minggunya Joe dan shige memutuskan untuk cari kontrakan yang dekat dengan tempat kerja keduanya. Dan untungnya di daerah tempat mereka kerja banyak yang nyewain kontrakan jadi mereka gak perlu susah-susah nyari.

“ jadi yang mana joe? “ Tanya shige penasaran sambil naik motor ( mereka boncengan naik motor )

“ yang mana ya? “ si Joe malah balik nanya bingung

“ ye gimana sih, kita udah bolak-balik 10 kali tau! Sampe di liatin ibu-ibu tuh! Tar di kiranya kita rampok lagi “ omel shige pas di kuping si joe

“ gak kali, mungkin tuh ibu-ibu ngeliatin gara-gara kegantengan gue! “ jawab si Joe pede yang sukses mendapatkan sebuah jitakan cantik dari shige

Setelah berkeliling, mencermati, dan memastikan akhirnya mereka memilih sebuah kontrakan sederhana yang ada di tengah-tengah perumahan. Setelah negoisasi dan melakukan kesepakatan Joe dan shige memutuskan untuk memindahkan barang-barang mereka sore nanti.

Sorenya shige dan Joe memindahkan barang-barang mereka ke tempat mereka yang baru

“ si boss pasti kaget deh kita gak telat lagi “ kata si Joe sambil senyum kemenangan

“ iyah kita jadi bebas dari semburan air di pagi hari “ balas Shige

“ ayo pagi datanglah! WAKAKAkAkAkAkA “ si Joe ketawa laknat di depan rumah baru mereka, sampe di liatin orang lewat, si Shige yang ngeliat tingkah temannya itu buru-buru ngacir kedalem rumah dan bersikap pura-pura gak kenal itu bukan temen gue! Membiarkan Joe jadi tontonan warga sekitar.

“ sialan lo ge! Kok ninggalin gue sih! “ protes si Joe pas masuk kedalam

“ yah salah sendiri mengapa dirimu bertingkah seperti itu “ jawab shige sok puitis yang nyaris mendapat lemparan sandal dari Joe, untung aja si Joe inget itu sandal tadi kotor kena tanah kalo dia lempar ke dalem rumah otomatis tar ngotorin lantai, dan dia terpaksa harus ngepel lagi, cape-capein aja!

“ dah lah capek nih! Istirahat duluan ya joe “ kata shige yang kemudian jalan kearah kamarnya yang di belakang, joe pun mengucapkan ‘selamat malam ‘ dengan pelan ketika temannya masuk kedalam kamar. Dan gak berapa lama Joe pun tertidur di sofa depan dengan TV tetap menyala ( pemborosan tuh!!! Inget global warning oy~~~ ).

“ Joe bangun udah pagi!! “ kata Shige sambil berusaha membangunkan si Joe yang udah tiduran di lantai “ joe ayo bangun tar telat!! “ kata shige lagi, tapi si Joe kayaknya masih menikmati tidur nyenyaknya. Gila nih anak kebo banget batin shige gak habis pikir, akhirnya dia memutuskan untuk memakai cara lama untuk bangunin si joe. Si shige ke kamarnya dan gak lama balik lagi sambil bawa-bawa toa, shige menarik napas dalam-dalam dan “ bangun woy!!!!! Dah jam 6 nih tar telat!!!!! “ teriaknya dengan biadab di kuping si joe, dan si Joe pun otomatis bangun dari mimpi indahnya.

“ reseh loe! Bangunin gue biasa aja!! “ umpat si Joe bete

“ abisnya di bangunin susah banget, sana mandi kita udah hampir telat nih “ perintah si shige, dan dengan malas si Joe pergi menuju kamarnya dan kekamar mandi.

Tapi dasar Joe mandinya lama banget, alhasil mereka terpaksa lari-larian lagi dan jrengggggg telat lagi-telat lagi!!

“ jah telat lagi kan” keluh shige ketika mereka sampai di depan studio sambil melihat jam tangannya “ buat apa kita pindah kalau tetap telat? Ini nih akibatnya kalau mandi sambil luluran “ sindir shige dengan nada datar kepada Joe, sedangkan si Joe Cuma bisa mingkem ( kayaknya sadar diri kalau dia salah ).

“ udah lah ayo masuk!! “ ajak Joe menarik shige untuk masuk kedalam studio. Shige menarik napas dalam-dalam ( seperti akan menghadapi sidang perkara >,< ) dan berkata “ bismillah, lindungilah hambamu ini, Amin “ joe pun sweatdrop 100 kali.

“ DASAR! INI SUDAH YANG KE SEKIAN KALINYA KALIAN TELAT!!!! “ omel sang boss tanpa ampun, kedua cowok itu merengket ketakutan

“ ma..maap de boss…ini yang terakhir kalinya kita telat…” jawab Joe takut-takut

“ KALAU BEGINI LAGI SAYA POTONG GAJI KALIAN! “ ancam si boss

“ hyaaa~~~ jangan bosss! Kalau di potong anak dan istri saya makan apa!?? “ jerit shige lebay

“ ngibul aja lo! Pacar aja belom punya !!! “

udah kalian cepat minggat dan segera on air!!! “ kata si boss dengan tampang angker, membuat kedua cowok itu ngibrit ke ruangan studio sambil ngos-ngosan. Tapi pas mereka berdua keluar ruangan si boss malah ngikik, ooh dia seneng bisa ngerjain tuh anak dua, dasar bossnya juga rada-rada!

“ pagi para pendengar, maaf kita telat lagi ( dan lagi ) seperti biasa hehehe “ kata shige membuka acara “ yah ini gara-gara si Joe sih mandi pake luluran segala! “ kali ini shige buka aib yang segera di potong oleh Joe “ gak kok! Gue gak luluran, enak aja ! si shige ngibul “ muka si Joe udah merah banget, Shige ngikik ngeliat temennya salah tingkah.

“ kita akan puterin lagu tak ada yang abadi dari peterpan! “ buru-buru Joe suruh muterin itu lagi biar si shige gak berkicau tentang acara mandinya yang di protes dari tadi dan bikin mereka telat.

“ mau cari makan dulu ah! “ kata shige yang siap meninggalkan singgasananya ( baca : bangku )

“ eh gue titip bubur dong~~~ “ pinta Joe setengah manja

“ ogah turun aja sendiri ! “ balas shige cepat sambil membuka pintu mau keluar

“ ayolah shige jahat banget si loe sama suami sendiri!! “ kata si Joe setengah ngibul, setengah bercanda, dan setengahnya lagi emang jail tanpa sadar mereka udah on air dari tadi, otomatis omongan Joe tadi terdengar sama yang lagi dengerin radio waktu itu dan bikin semua fans mereka maupun yang non fans jadi shock setengah idup.

“ eh..udah on air ya? “ Cuma itu respon dari si Joe, yang lainnya jawdrop dan shige tetep kebawah beli makanan.

“ uh okay kita buka tema hari ini adalah first kiss! Ceritain pengalaman first kiss kalian, share bareng kita-kita. Ayo di tunggu yang mo nelpon”

Gak lama telepon berdering

“ ya halo, siapa dimana? “ sapa Joe ceria

“ dari dede di tangerang “ jawab dari sebrang

“ oke dede kamu mau ceritain pengalaman first kiss kamu “

“ umm gue dulu first kiss nya sama seorang cewek…” kata dede sang penelepon mulai bercerita “ dan itu dulu pas gue smp….kejadiannya gak sengaja sih “

“ wah…gimana tuh rasanya kissing dengan sesama? “ Tanya joe penasaran

“ waduh rasanya…..lo rasain aja sama si shige!! “ bales dede yang bikin semua kru di studio ngakak dan bikin si Joe nyaris nyemburin air minumannya tapi gak jadi di sembur gara-gara udah di pelototin sama si boss.

“ makasih deh dede, sorry aja gue masih normal “ jawab si joe dengan memberi penekanan pada kata normal

“ hehehehe gak apa-apa kali Joe, you’re both look so hot to being a couple. Dah ya bye~~ “komentar dede dengan bahasa inggris yang pas-pas an dan telepon pun di tutup. Hhh yang bener aja masa hot sih, gak beres tuh orang.

“ woi Joe bantuin dong! “ kata shige yang muncul tau-tau udah bawa nampan dengan dua mangkok bubur dan dua gelas teh manis. Joe pun segera bangkit dari duduknya dan membukakan pintu buat shige.

“ ada telpon masuk Joe! “ teriak seorang kru memberitahu

“ halo, siapa dimana? “

“ dari ririn di depok “

“ oke ririn mau share ceritanya? “ Tanya Joe yang kini udah kembali ke tempat duduknya

“ hmmm shige mana sih? “ Tanya ririn manja

“ yee lo mau cerita apa nyariin shige nih? “

“ dua-duanya!! Gue mau denger suara shigeeee~~~ “ kata cewek itu mulai merengek manja

“ ya halo ririn “ shige pun turun tangan.eh turun suara ya harusnya?

“ SHIGE I LOVE YOUUUUUUUU!!!!” teriak cewek itu nyaring nyaris membunuh seluruh kru yang mendengarnya, membuat Joe yang lagi makan keselek dan shige kali ini nyemburin minumannya ke muka Joe.

TUT TUT TUT~~~~ dengan tak berdosanya itu cewek nutup telepon, semua kru termasuk shige dan Joe sweatdrop

“…buset deh…..nelpon Cuma bilang gitu doang…” gumam Joe kesel

“ saya tau kamu cemburu “

“ jah…ngapain juga cemburu sama loe! “

“ bukannya saya istri kamu ya? “ Tanya shige lagi-lagi innocent sambil memamerkan senyum setannya, membuat joe berhasrat buat nyekek tuh anak tapi gak jadi dia lakuin karena kalo nih anak mati bisa-bisa dia di penjara kan, akhirnya si Joe Cuma menghela napas pasrah “ apa kata lo dah ge “.

Acara selesai, tugas dan kerjaan mereka pun selesai, sekarang waktunya cabut kuliah. Yup mereka kuliah di tempat yang sama dan ngambil jam siang. Tapi pas mau balik mereka di panggil sama sang boss dan di minta ke ruangannya. Shige dan Joe panik, mulai berpikir aneh-aneh, jangan-jangan mereka bakal di pecat gara-gara keseringan telat? Atau jangan-jangan hasil kerja mereka kurang memuaskan?

“ permisi pak..” sapa joe sopan ( tumben!! )

“ yak silakan kalian duduk “ suruh sang boss “ kalian tahu kenapa saya panggil kemari? “ Tanya sang boss, joe dan shige Cuma menggeleng polos

“ oh ya kenalkan dulu, itu tuan bowo. Beliau adalah salah satu produser yang cukup terkenal “ kata sang boss menjelaskan “ alasan beliau datang kemari adalah-“

“ biarkan saya yang menjelaskan “ potong tuan bowo cepat.

“ saya kemari sedang mencari pengganti host untuk minggu depan, terus terang saya tertarik dengan kalian berdua. Makanya saya kemari untuk membicarakan hal ini, apakah kalian berdua mau membantu saya? “

“ tapi kan kami…”

“ kalian tidak perlu khawatir, boss kalian sudah menyetujuinya kok. Benarkan? “ kata tuan bowo menenangkan dan mendapat anggukan tanda mengiyakan dari si boss

“ kami mau saja membantu tapi apa nanti tidak bentrok dengan pekerjaan kami sekarang? “ Tanya shige meminta penjelasan

“ jangan khawatir, acara yang saya miliki itu jam 12 malam keatas jadi tidak akan mengganggu pekerjaan kalian “

“ jam 12 malam? Acara apaan? Jurit malam? “ Tanya Joe kaget sambil berpikir emang ada acara anak muda jam 12 malem keatas ya

“ ada kok jam 12 malem sampai jam 4 pagi…..saya tahu ini berat, tapi menurut saya kalian orang yang cocok untuk menjadi host pengganti sementara. Cuma 1 minggu kok….bagaimana? “

Tampak keduanya berpikir, memang sih ini kesempatan yang baik tapi..dari jam 12 sampai jam 4 pagi? Apa mereka bisa ya…..

“ terima saja, ini kesempatan yang baik. Belum tentu lain kali kalian bisa mendapatkannya lagi “ kata sang boss bijak ( tumben biasanya ngomel-ngomel )

“ iya deh…kami mau. Jadi kapan? “ kata Joe yang akhirnya menyetujui permintaan tersebut

“ kalian bisa mulai malam ini kok, soalnya mendesak dan ini “ tuan bowo menyerahkan sebuah kartu nama “ itu alamat tempat studio kami, jangan lupa ya jam 12 dan jangan telat….saya dengar dari boss kalian kalau kalian berdua sering telat “

“ hehehehe kalau jam segini sih kita gak akan telat kok, ya kan ge “

“ iya, kami pasti tepat waktu “

“ terima kasih. Kalau begitu saya permisi dulu, sampai ketemu nanti di studio ya “ Pria berjaket itu pun mohon pamit dan meninggalkan studio.

Malamnya kedua cowok itu berangkat ke studio yang di tuju

“ gede juga nih tempatnya “ celetuk shige begitu melihat gedung tersebut

“ udah masuk, 30 menit lagi jam 12 nih! “

Mereka pun masuk kedalam dan mencari tuan bowo, begitu masuk dan hampir sampai ke tempat tujuan mereka bertemu dengan seorang gadis memakai baju tanktop ketat berwarna orange ngejreng dengan jeans ketat ¾ dengan rambut agak kemerahan yang keluar dari ruangan tersebut. Shige dan joe pun terpana oleh gadis yang barusan lewat itu, gadis itupun sempat menoleh kearah keduanya dan melayangkan senyum, kemudian berlalu dari tempat itu. Tapi lamunan mereka terganggu oleh seseorang yang tiba-tiba memanggil mereka.

“ kalian pasti Joe sama shige kan? Ayo masuk, udah di tunggu. Acara mau di mulai “ katanya sambil menyeret kedua pemuda itu masuk.

Begitu masuk keduanya di sambut meriah oleh semua kru yang langsung teriak-teriak gak jelas, udah persis kayak di ragunan aja!

“ mohon kerjasamanya ya! “ kata joe agak canggung dengan situasinya

“ yoi! Santai aja bro! “ kata kru kameramen

“ acara hampir mulai tuh baca dulu garis besarnya “ kata seorang kru yang melempar skrip ke muka Joe. Et deh belom apa-apa muka gue udah di lempar skrip

“ ini mesti diapalin? “ Tanya Joe gak percaya, soalnya isinya banyak banget dan dia Cuma punya waktu 20 menit untuk ngapalin!

“ ya ngak lah! Tadi kan udah gue bilang baca garis besarnya, missal tema hari ini bahas apa dan nanti bakal ada tips dan triknya “ kata seorang kru penulis naskah menjelaskan. Shige dan joe pun ber ‘oooh’ ria dengan tampang cengo.

Keduanya membaca naskah tersebut dengan khusyuk sambil menikmati keripik kentang dari om kameramen, dan mendadak acara santai mereka keganggu gara-gara acara udah mulai.

“ woi dah mulai tuh! Siap-siap gih! “ spontan Joe dan shige segera ngelempar kertas-kertas itu sembarangan dengan biadabnya dan menyapa yang lagi nonton.

“ selamat malam! Ketemu sama saya joe dan shige di CURHAT ! “ sapa joe membuka acara dengan perasaan gak yakin. Nama acaranya gak keren banget sih

“ kita berdua adalah pengganti host sementara disini! “ timpal shige menjelaskan

“ hari ini seperti biasa kita akan puterin lagu! Kasih tips and trik! “ kata joe sok tau

“ dan akan bahas tentang tema! “ sambung shige

“ untuk hari ini kita akan bahas tentang….” Tiba-tiba mata Joe membelalak lebar kayak ikan mas koki. Bikin shige dan orang-orang kru ketakutan, kali aja nih anak kesambet? “…gak..mungkin..” sambung Joe lagi dengan penuh ketidakpercayaan apa yang dia lihat kali ini di kertas hasil timpukan kameramen.

“ kenapa sih? “ Tanya shige dengan heran dan merebut kertas yang di pegang Joe “….jah..tema ini lagi…” kata shige setelah membaca apa yang tertulis di kertas itu

“ hari ini kita akan bahas tentang cinta segitiga!” akhirnya shige bisa mencairkan suasana hening tadi, tapi kayaknya Joe masih shock “ berhubung si Joe masih shock mending kita puterin lagu dulu ya dari titik kamal feat Anjie drive resah tanpamu, check this out “ Lagu pun di puter.

“ Ok balik lagi sama kita, mengenai topic kali ini kita pernah bahas sebelumnya pas di studio radio “ kata Joe yang kali ini shocknya udah ilang “ cinta segitiga “

“ heran deh setiap kita bahas tema pasti tema awalnya cinta segitiga “ ujar shige keheranan dengan kebetulan ini

“ mungkin paling popular kali “ tebak Joe sok tau

“ ya udah deh kita tunggu penelepon aja “ kata shige yang emang udah males di suruh bahas tentang cinta segitiga. Gak lama telepon masuk.

P : halo

Shige : ya halo, dimana dengan siapa?

P : dengan abel di bandung

Shige : halo bandungg~~

Joe : ayo bel mao bahas apa?

Shige : bel pintu apa bel telepon nih? –seketika Joe menjitak shige-

Joe : jangan dengerin nih anak autis ya bel ( yang di iringi dengan suara ‘ting-tong dari shige )

P aka Abel : gw cerita aja ya, dulu tuh gw pernah pacaran sama temen sekelas gw pas smu, Cuma lama-lama gue jadi ada rasa sama sohibnya dia ini.

Shige& Joe : terus??? –tanya keduanya udah penasaran-

P : yah terus gw disaat yang tepat nyatain perasaan gw ke sohibnya ini dan ternyata dia punya perasaan sama kayak gw, Cuma posisinya waktu itu dia gak mao nyakitin cewe gw ini. Para kru ber ‘oooow’ ria setelah mendengar nya.

Joe : abis itu gimana ?

P : yah akhirnya ketauan sama cewe gw kalo gw ada hati sama sohibnya ( shige nyanyi kali ini ‘ku akui ku main hati ‘ ) dan gw sekarang jadian sama sohibnya ini.

Ya udah sih Cuma itu aja.

Shige : bel pintu mau kirim salam?

P : eh enak aja masa gw di bilang bel pintu sih?! – protes si abel –

Shige : huff udah saya BEla-BELain nanya eh diprotes

P : hahahah gokil lo! Udah gw mo kirim salam buat cewe gw yang sekarang ‘ I LOVE YOU ‘. Tut tut~~

“ yak anak nongkrong itu lah pengalaman Abel tentang cinta segitiganya. Memang susah yah menghindari cinta segitiga “ ucap Joe dengan nada sok prihatin

“ tapi ada nih tips dan trik buat hindarin cinta segitiga “ kata shige sambil memamerkan kertas skrip ( ketauan gak apal ! )

“ wah gimana tuh!? “

“ nanti bakal kita kasih tau abis iklan yang mau lewat dulu! “

Iklan di puter. 12 menit kemudian. Acara mulai lagi

“ nah sekarang kita akan balik lagi ke tips and trik buat atasin cinta segitiga “ kata Joe males yang emang udah eneg sama ni topic, tapi apa daya.

“ tips pertama! Jangan pernah curhat sama sohib dari pacar lo! Karena itu bisa menimbulkan suatu rasa yang beda “ jelas shige sok puitis

“ yang kedua! Sering-seringlah berpergian bareng pacar lo! Dengan begitu kalian akan semakin akrab “ sambung Joe

“ yang terakhir tapi yang paling utama jaga hati lo dan setia sama si dia “ ucap shige mengakhiri tips dan trik, kemudian lagu dusta di atas cinta dari elo feat astrid di puter. Lagu selesai di puter.

“ yo ge dah mulai ne! “ teriak joe setengah-setengah

“ ya udah tunggu telepon aja, mau minum ne! “ sahut shige buru-buru, soalnya dia udah gak nahan mao minum. Tinggalah Joe sendiri. Dasar shige reseh, garing nih gw kalo gak sama dia.

“ ya udah ayo telpon kemari, ceritain pengalaman loe pada tentang cinta segitiga lo sama seseorang!” celoteh joe basi, gak lama telepon masuk

P : ha…halo

Joe: dengan siapa dan dimana?

P : humm dari dina di yogya

Joe: wow, apa kabar yogja!? –seru joe norak sambil dadah2 ala miss universe-

P: ba..baik, eh kok hostnya ganti sih?

Joe: oh kita Cuma gantiin 1 minggu aja kok, host utamanya lagi liburan

P:o..ooh tapi kalian oke juga kok, apalagi shige lucu! Kok dia bisa sih ngasih joke dengan tanpa ekspresi gitu? –tanyanya dengan heran-

Joe: udah dari lahir dia emang gitu!

Shige: enak aja! –shige tau2 udah nongol- ok dina mau share cerita ga?

P: humm gini..gue lagi ada masalah sih, gue kan punya sahabat…cowok dan dia itu sahabat gue dari smu. Cuma dia nembak gue!

Joe: ya terus? Lo terima? Lo suka gak sama dia?

P : yah..gue bingung sih mau terima apa ngak….dia emang baik sih, Cuma gue lebih suka sama temennya itu.

Shige: ya kalo gitu ngapain repot? Bilang aja sejujurnya

P: maunya sih…tapi gue kasian aja sama sahabat gue ini….gue bingung nih, menurut kalian gue harus gimana?

Joe: waduh…kita juga bingung nih – kata Joe sambil garuk2 kepala-

Shige: mendingan gini dina, terus terang aja apa yang kamu rasain sama kedua cowo itu. Gampang kan? Yah meski nyakitin buat si cowo tapi lebih baik dia tau dari pada kamu bohongin, bakal lebih sakit. – kata shige yang tumben bisa ngasih nasehat-

P: oh gitu ya…makasih deh, gw coba dulu. Oh. Ya satu lagi menurut gue lo berdua keren! Telepon di tutup

“ oke kita tunggu telepon satu lagi “ ucap Joe sedikit salah tingkah di bilang keren ( Ge er mode on )

“ tapi Joe cinta segitiga itu pasti ketauan ya, ada ga sih cinta segitiga yang gak ketauan? “ Tanya shige mencari tau

“ hmmm….” Joe mikir dan akhirnya malah nanya balik “ menurut lo? “

“ ada “ jawab shige tenang sambil melihat kertas tanpa melihat joe “….cinta segitiga yang sempurna…” Joe cengo, kru penasaran apa maksud omongan shige.

“ cinta segitiga sempurna…? Contohnya? “ Tanya Joe penuh dengan rasa ingin tahu, kali aja si shige jawabnya koslet lagi.

“ contohnya…kamu pacaran sama seorang cewek, tapi ternyata diam-diam kamu menyukai sahabatmu sendiri..” belum selesai shige bicara omongannya sudah di potong sama joe “ halah kalo gitu sama aja! Apa bedanya dong? “

“ makanya dengarkan saya dulu “ kaya shige tenang dan melanjutkan omongannya “ jadi sahabat kamu itu seorang cowok! Perasaan itu muncul begitu saja atau sebaliknya cewek kamu yang suka sama temen kamu yang cewek “ . si shige bener-bener koslet….itu kan gak mungkin terjadi. Pikir Joe frustasi sama pendapat shige meskipun kondisi di atas emang benar-benar segitiga yang sempurna.

“..no comment deh gue…” kata Joe gak bisa kasih pendapat.

Dan akhirnya acara itu sampai pada penghunjung acara

“ yak anak nongkrong udah jam segini kita harus cabut” kata Joe udah lemes

“ ketemu lagi sama kita besok dan sory ya kalau kita bawainnya jelek, saran dan kritiknya kita terima buat masukan “ sambung shige yang masih datar-datar aja

“ kalo gitu gue Joe sama shige undur diri dulu, jauhi narkoba dan seks menyimpang! Dan stop global warming!! “ pesan Joe menutup acara, dan berakhir sudah hari itu. Semua kru pun beres-beresin setting.

“ fiuh ternyata capek ya siaran malem-malem gini “ keluh Joe sambil ikut beres-beres

“ tapi kalian lumayan juga kok “ comment seorang kru creative kepada mereka berdua

“ ge, abis gini ngapain? Siaran jam 7 pagi kan ? “

“ yah gimana lagi? Mandi lah, makan! Abis itu berangkat dan kalo bisa molor di dalem studio! “ sahut shige cepat dan setengah asal. Joe Cuma geleng-geleng kepala tapi ngikutin sarannya si shige juga.

Begitulah kerjaan shige dan Joe selama satu minggu, mereka jadi super repot di kejar siaran. Jam 12 malem sampe jam 4 pagi mereka siaran di TV buat gantiin host di acara CURHAT, dan abis itu mereka buru-buru mandi dan biasanya tidur lagi di studio sampe jam 6, terus makan dan cabut dari sana berangkat ke stasiun radio. Gara-gara itu mereka telat dan untungnya kali ini si boss bisa ngertiin situasinya, makanya acara siaran radio yang mereka bawain di undur dulu dari jam 7 pagi jadi jam 10 pagi sampe 1 siang. Soal kuliah mereka sementara juga masuk malem jam 7 malem yang selesai jam 10 malem. Meskipun capek tapi mereka cukup seneng, coz tentunya banyak hal yang bisa mereka dapet.

“ malem anak nongkrong “ sapa Joe gak semangat

“ joe semangat donk, jangan pasang muka doom gitu “ protes shige kepada temannya. Sebenernya sih shige juga kurang semangat soalnya hari ini hari terakhir mereka.

“ OK SELAMAT MALAM ANAK NONGKRONG! “ kali ini joe triak pake toa yang entah dapet dari mana, membuat kuping shige jadi budek seketika dan kemudian berhasil menendang Joe dan nyungsep di atas bangku.

“ semangat sih semangat tapi kuping nih! Jadi korban “ protes shige sambil menunjuk kupingnya yang sempet pengang akibat teriakan ultranya Joe.

“ ok anak nongkrong kita biarin aja si Joe nyungsep di bangku, hari ini kita gak punya tema. Tapi kita akan share tentang penampilan kita selama seminggu ini dalam bawain acara “

“ yang bagus-bagus buat gue dan yang jelek buat si shige aja “ celoteh Joe yang udah bangkit dari nyungsepnya.

“ dasar narsis “ gumam shige “ ya udah kita akan puterin lagu pertama yaitu bukan cinta biasa dari Afgan “ lagu afgan pun berkumandang.

6 menit lagu abis

“ balik lagi masih sama kita disini. Ngomong-ngomong ini hari terakhir gue sama shige bawain acara ini. Jadi kalau ada uneg-uneg mau kritik kita atau kasih saran inilah waktunya. “

“ ya udah kita tunggu telponnya dari pada dengerin ocehan si Joe “ shige pun sukses mendapatkan tatapan maut ala Joe.

‘ Kringgg~ ‘

Shige: halo siapa dimana?

P : dari uki di depok

Joe : halo uki di depok! Gimana uki pendapatnya tentang penampilan kita? –tanya joe antusias-

P: bagus kok meski garing dikit sih hehehehe tapi gak kalah kok sama host yang asli!

Shige : makasih uki!

P : btw kalian berdua itu penyiar radio ya?

Joe : yup! Kok tau sih?. Jangan-jangan kita di stalk lagi, pikir Joe narsis

P : tau dong! Gue kan fans kalian! Banyak kok temen-temen gue yang suka sama loe pada

Joe : hyaa~~ makasih ya, kita jadi enak! –Joe udah nyengir gaje-

Shige : uki mau request lagu ga? Atau kirim salam?

P : gue mau kirim salam aja deh buat temen-temen gue yang lagi nonton lo berdua sekarang! Dan Joe loe keren banget! Dah gitu aja thanks. Tut tut~~

“ gak nyangka juga ya Joe ternyata meski Cuma 1 minggu ada juga yang suka sama kita “ kata shige takjub gak percaya, Joe Cuma membalas dengan ucapan ‘ho oh’ sambil manggut-manggut.

“ kita tunggu telepon selanjutnya “ kata Joe yang mulai semangat lagi gara-gara di puji tadi sama uki. Telepon bunyi lagi

P : “ halo! “ sapa seseorang di sebrang dengan semangat

Shige : ya dengan siapa , dimana?

P : HUWAAAAA!!! KALIAN JAHAT!!!!!. Seketika terjadi gempa di ruangan studio, Joe dan shige harus menutup kuping mereka agar terhindar dari serangan bolotinisme.

Joe : a..aduh..suaranya dahsyat banget si mba….. –keluh Joe heran dengan suara super power tuh cewek yang melebihi teriakan maut shige-

Shige : kok kita di bilang jahat?

P : iya! Kalian jahat! Abisnya abis ini kalian gak nongol lagi kan? Huhuhuhuhu –sahut sang penelepon dengan nada meranjuk-

Shige : ya abisnya gimana? Kita kan Cuma host pengganti doank..

P : hiks..padahal gue udah suka sama penampilan kalian berdua!! Kalian itu kalo dengerin orang curhat gak setengah-setengah dan bisa kasih masukkan…..GUE GAK RELA!!! Sakit hatiku….

Joe : oalah si mba jadi sakit hati

P : heh gue bukan embak-embak! Nama gue kiran di Jakarta! –protes cewek itu rada galak, Joe pun mingkem-

Shige: ya udah kiran air, menurut kamu penampilan kita gimana?

P : lo kira gue keran air apa? Huff tapi gak apa-apa kalo yang bilang loe shige! Menurut gue kalian itu bagus! Banget malah! Yang gue suka lo berdua kalo dengerin orang curhat pasti serius…gak main-main, jadi yang curhat kan enak. Selain itu kalian berdua …juga cakep kok! Tapi jangan Ge er ya gue udah punya cowok!

Joe : yee kita gak Ge er kok! Tapi makasih udah suka sama penampilan kita –kali ini Joe ngomong sambil senyum, nyaris bikin yang liat tepar di tempat-

P : aih…Joe manis banget kalo senyum…ups cowok gue lagi nonton nih hehehe. BTW gue bakal sedih banget kalo lo berdua gak ada sigh….eh tapi kalian juga bawain acara remaja musik kan?

Shige : yup!

P : ya udah gue nanti ikutin acar lo dan bakal sering-sering nelepon lo!

Shige : boleh aja kok kiran, asal jangan teriak-teriak ya…tar di kiran tarzan lepas…

Joe : mau kirim salam atau request?

P : gue mau salam buat yang punya tuh acara, KEMBALIKAN SHIGE DAN JOE!!!!!!.

Joe : oalah kita masih disini kok!!

Tut tut tut teleponnya udah di tutup

Joe : ck….ya udah deh kita puter lagu aja

Shige : gigi dengan ‘ ya ya ya ‘ check this out.

Akhirnya hari itu berakhir dan tugas merekapun selesai juga, artinya hari-hari mereka seperti biasa pun akan kembali. Sebelum pulang semuanya mengadakan acara makan-makan di studio dulu untuk merayakan keberhasilan Joe dan shige sebagai host pengganti yang meski baru satu minggu tapi banyak yang menyukai mereka.

Dan pagi itu adalah pagi yang benar-benar tak terlupakan bagi keduanya. “ Selamat ya, kalian udah bekerja dengan baik “ ucap seorang gadis kepada mereka, begitu di lihat ternyata gadis itu adalah gadis yang mereka lihat waktu pertama kali datang. “ hehehe..ma..makasih “ sahut Joe salting yang di balas dengan senyuman gadis itu.Gadis itu berjalan mendekati dan mencoba berbaur dengan mereka berdua

“ hei..gue marissa “ gadis yang bernama marissa itu menyalami shige dan joe, “ senang berkenalan dengan kalian “ sambungnya lagi sopan.

“ ah…kita kok yang senang kenalan sama kamu “ jawab Joe rada kikuk

“ hehe…gue sama seluruh kru ucapin terima kasih banget ya. Tadinya kami sempat khawatir gak bisa nemuin host pengganti yang cocok…..bahkan sempat berpikir untuk menunda acara 1 minggu. Tapi untung papa menemukan kalian!! “ jelas marissa bersemangat dan ceria.

Mendengar penjelasan marissa Joe dan shige shock “ APA?! PAPA!? “

“ iyah….tuan bowo itu papaku….ahahahaha tapi anggap gue teman ya kayak anak2 lain, gak usah canggung “ pinta marissa sambil menunjuk semua kru yang lagi pada makan.

Dan selama acara itu marissa berbincang-bincang dengan Joe dan shige, timbul ada rasa ketertarikan di hati Joe terhadap marissa karena gadis ini selain cantik dia juga punya pribadi menyenangkan terlihat dari sikapnya, meskipun anak boss besar tapi dia mau berteman dengan siapa saja

“ kapan-kapan kita bicara lagi ya, saya harap suatu hari nanti kita bisa bekerja sama lagi “ kata marissa mengucapkan perpisahan saat Joe dan shige hendak meninggalkan studio tersebut yang mungkin gak akan pernah mereka datangi lagi.

“ iya makasih ya marissa “ balas Joe seneng dan shige pun Cuma nyengir di belakang Joe. Keduanya balik dari tempat itu sambil berpikir apakah mereka bisa bertemu lagi dengan marissa dan ke studio itu lagi?

Hari-hari mereka berlanjut seperti biasa, siaran jam 7 pagi dan seperti biasa mereka selalu telat dan menggunakan berbagai macam alasan, seperti mengantarkan ibu-ibu hamil, shige encoknya kumat lah, atau Joe ketiduran di kamar mandi lah, tapi semuanya mereka jalanin dengan penuh semangat. Sampai suatu hari mereka bertemu kembali dengan seseorang yang memang ingin mereka temui, Marissa. Jumat siang itu mereka kedatangan tamu yang tak terduga di kontrakan mereka.

“ Joe ada yang ketok pintu tuh, buka gih “ suruh shige kepada Joe

“ ogah! Elo aja gih “

kan paling deket sama pintu, males amat sih! “ omel shige kepada Joe yang lagi enak-enakan tiduran di sofa, dengan terpaksa shige membukakan pintu. Begitu pintu terbuka ternyata ada sosok cantik di depannya.

“ ma…marissa? “ kata shige terheran-heran gak menduga. Joe yang mendengar nama marissa pun segera bangkit dari acara ‘malasnya’ dan menghampiri pintu

“ MARISSA??? “ kata Joe gak kalah shock.

“ hai…boleh masuk kan? “ sapa marissa sambil tersenyum canggung melihat tingkah kedua orang itu.

“ ya…masuk aja!! “ akhirnya shige mempersilahkan marissa masuk

“ duduk sa! “ kata Joe mempersilahkan gadis itu duduk “ mau minum apa? “ tawar Joe ramah

“ hmm…apa aja deh “ jawab gadis itu ramah

“ ya udah gue bikinin syrup ya “ Joe pun ngacir kebelakang bikinin minuman untuk marissa.

“ kok tau kita disini? “ Tanya shige membuka pembicaraan. Instingnya bilang kalau marissa kemari pasti ada yang penting.

“ emmm dari boss kalian di studio radio itu, gue kesana buat nyari kalian tapi kata kru disana kalian udah pulang. So…gue Tanya aja alamat loe, di kasih deh! “ kata gadis itu menjelaskan.

“ emangnya lo nyari kita ada apaan? “ Tanya Joe yang muncul dari belakang sambil bawa-bawa minuman

“ soal Job….gue butuh bantuan kalian, ini juga permintaan kru sih “

“ maksudnya? “ Tanya Joe lagi kurang ngerti sambil meletakkan minuman-minuman itu di atas meja ( persis kaya pembantu!)

“ dasar dodol “ ejek shige “ maksudnya itu si marissa minta kita buat kerja bareng lagi sama mereka “

“ ooohh” respon Joe kayak orang bloon

“ jadi host kalian liburan lagi? Terus kita di minta gantiin selama berapa hari? “ interogasi shige kepada marissa

“ kali ini jadi host beneran, bukan pengganti kok! “

“ serius lo!?? “ Tanya Joe hampir lompat dari tempat duduknya

“ serius! Jadi gini, lo kan tau acara kita itu dari jam 12 sampe jam 4 pagi…nah itu terlalu berat buat host utama kita si andre sama ridwan. Mereka minta di seling jadwal mereka”

“ eh..seling apaan sih? “ Tanya shige polos

“ seling itu bergilir dodol! “ kali ini Joe yang ngejek shige. “ terus gimana? “ Tanya Joe makin penasaran

“ yah kita semua mutusin untuk cari Host kedua, dan gue ngusulin kalian! Soalnya kalian kan udah pernah jadi Host di acara kita dan menurut anak-anak tim kalian lumayan oke. Daripada repot ngadain audisi lagi mending kalian aja, gitu ceritanya! “

“ huwaa bagus-bagus!! “

“ gimana kalian mau terima gak job ini? “

“ ya jelas lah!! Ya kan ge? “ kata Joe semangat yang langsung di iya kan oleh shige.

“ asikk!!! Kalau gitu urusan beres!! Gue cabut dulu ya mau bilang kabar ini ke temen-temen!! Nanti kapan mulainya gue kabarin!! “ ucap gadis itu tampak sangat senang begitu mengetahui shige dan Joe menerima tawarannya.

“ iya kita tunggu kabarnya marissa!! “ kata Joe gak kalah semangat. Akhirnya Marisa pun balik ketempatnya.

Minggunya Marissa menelpon shige dan Joe, dia mengatakan kalau keduanya bisa mulai acara hari senin dan jadwal mereka senin, rabu dan jumat dari jam 12 pagi sampai jam 4 sore. Marissa juga mengatakan kalau hari ini akan membicarakannya kepada bossnya shige dan Joe, marissa juga bilang kalau Joe dan shige harus hadir juga siang ini di kantor stasiun radio tempat mereka kerja.

“ shige!! Joe!! “ sapa marissa yang kemudian berlari kearah kedua pemuda itu “ ayo semuanya udah ada di dalem “ marissa pun menyeret masuk shige dan joe kedalam ruangan. Didalam sudah ada boss mereka Pak faisal, juga ada Tuan bowo dan beberapa kru radio lainnya. Joe dan shige duduk di dalam ruangan itu dekat dengan marissa.

“ joe, shige alasan kalian di ikut sertakan dalam pembicaraan ini karena saya mau kalian mendengar keputusan saya mengenai hal ini” kata tuan faisal tiba-tiba jadi beribawa.

“ saya tidak akan menghalangi keputusan kalian untuk menjadi host dari tuan bowo, karena ini kesempatan yang memang harus di ambil untuk karir kalian. Jadi saya tidak keberatan kalau kalian menyetujui tawaran tuan bowo “ kata Tuan faisal bijak. Segurat rasa tidak enak menyelimuti perasaan Joe dan shige, mereka merasa seperti mengkhianati Tuan faisal dan teman-teman mereka di studio ini.

“ Tuan faisal…kami- “ baru saja Joe mau mengatakan kalau dia tidak akan pindah kemana-mana tapi omongannya sudah di potong

“ maka dari itu saya sudah ada solusi! Saya tidak akan memecat kalian, jadi acara akan saya undur saja jadi jam 10 pagi sampai jam 1 siang, lagipula saya sudah melakukan pengamatan kalau pada jam segitu akan banyak pendengarnya “ ucap pak faisal membuat Joe dan shige lega

“ ja..jadi kami gak di pecat atau di gantikan pak?! “ Tanya Joe dengan perasaan senang dan setengah gak percaya

“ tentu saja tidak! Kalian anak buah terbaik saya hohohohohohoh “ jawab Pak faisal sambil memamerkan ketawa khasnya. Pembicaraan itu selesai dengan hasil yang sangat gak terduga.

“ kalian hebat ya…” kata marissa di depan studio

“ hebat? Maksudnya hebat apanya? “ Tanya Joe bingung dengan omongan marissa

“ yah…habisnya boss kalian itu sampai rela mengubah waktu acara kalian……dan tetap mempertahankan kalian “ jawab gadis itu sambil memandang dua orang cowok yang ada di depannya dengan tatapan kagum, bikin Joe salah tingkah dan shige Ge er.

“ ah…ma..masa sih sampe segitunya…” kata Joe lagi sedikit gelagapan di pandang begitu

kan boss kalian bisa saja mengganti kalian dengan host lain….tapi itu buktinya, hahahah dia pasti sayang sama kalian!! “ kata marissa menjelaskan sambil tertawa. Joe dan shige pun membayangkan seorang boss galak kaya tuan faisal itu ternyata memang perduli pada mereka.

“ mungkin kamu benar “ celetuk shige

“ ya pasti! Eh gue balik dulu ya, sampai ketemu besok ya!! “ marissa pun segera menaiki mobilnya dan pulang. Joe dan shige menatap cewek itu pergi sambil melambaikan tangan dari kaca mobil, setelah mobil itu sudah agak jauh baru keduanya pergi.

Besoknya jam 12 malam

“ yo selamat pagi semua di acara ..CURHAT “ sapa Joe setengah ogah-ogahan saat menyebutkan nama acaranya. Ini acara bagus tapi kok judulnya masih curhat sih. Protes Joe dalam hati gak setuju sama nama judul acaranya.

“ masih inget sama kita-kita gak? “ Tanya shige sok keren yang di sorakin sama semua kru

“ seperti biasa hari ini kita akan bahas tema dan tema hari ini adalah persahabatan!! “ kata Joe menetralisir keadaan “ sebagai lagu pembuka kita akan puterin lagu dari Pasto, jujur aku tak sanggup! “. Lagu pun di puter.

7 menit kemudian

“ balik lagi masih sama kita, ge mana yang lebih penting persahabatan atau cinta ? “ Tanya Joe ngetest otaknya si shige

“ hmmm…….” Shige mikir tapi udah di getok duluan sama Joe yang teriak “ JANGAN KELAMAAN LAGI WOI “ sambil mengingat kejadian waktu di studio radio betapa lamanya shige kalau udah mikir.

“ saya mau jawab kok! “ protes shige “ persahabatan kayaknya “ jawabnya kemudian

Joe menatap partnernya heran karena dia pikir shige akan memilih cinta “ ow, apa alasan lo milih persahabatan? “

“ persahabatan itu kekal abadi kalau cinta….belum tentu jadi kan? “

“ masa sih? Berarti lo gak percaya dong sama yang namanya cinta abadi? “ Tanya Joe ingin tahu

“ cinta abadi ya…..itu Cuma ilusi “ jawab shige bener-bener koslet yang kali ini beneran di keplak sama Joe. Tiba-tiba ada telepon masuk.

P : halo

Joe : halo siapa , dimana?

P : YEAYYY LO BERDUA BALIK!! I’M HAPPY NOWWW

Shige sama joe sweatdrop mendengar jawaban cewek itu yang gak nyambung

Shige : si..siapa dimana?

P: gue kiran!!! WAHAHAHAHA

Joe : oh..hai kiran!! Apa kabarnya?

P : GUE KANGEN KALIANNNN!! Tapi untungnya kalian muncul ngobatin rasa kangen gue! XD

Joe: i..iya iya tapi gak usah teriak-teriak gitu dong kiran, kita jadi budek nih –kata joe mewanti-wanti-

Shige: mau cerita apa?

P : gak tapi gue mau nanya sama lo berdua

Joe : Tanya apa kiran?

P: lo berdua udah temenan sejak kapan? Terus pernah gak rebutan cewek?

Joe : kita udah temenan sejak smp sih

Shige : kalo soal rebutan cewek kita gak pernah tuh

P : oh..hmmm ya udah deh salam buat semua kru yang udah masukin loe jadi host dan semoga kali ini jadi host beneran!!

Shige : kita udah jadi host beneran kok

P :YAYYYYYY!! –lagi-lagi teriak- ya udah gue makin cinta deh sama kalian bye~~

“ iklan, iklan!! “ teriak salah satu kru meningatkan

“ oke kalo gitu kita kasih iklan dulu! “

10 menit kemudian

Acara di mulai dan keliatan Joe lagi makan!! Dan shige enak-enakan tidur lesehan!! Demi menyadarkan mereka berdua dengan segenap jiwa raga om kameramen lempar sandal yang mendarat di muka shige!! Dan melempar jaketnya yang udah dua minggu kagak di cuci di kepala Joe. Dengan seketika 2 mahkluk yang lagi santai itu tersadar, shige buru-buru bangun dan balik melempar sandal yang kena kucing tetangga(?) dan Joe teriak-teriak ‘gue buta! Gue buta! ‘ gara-gara ketutupan jaket, dan shige berhasil membebaskan ‘kebutaan joe’ dengan mengambil jaket itu dari kepala joe. KRINGGGG.

Shige : halo siapa, dimana?

P: rizki di palembang

Joe : halo palembang!

P : heheh baik, nih lagi pada nonton! Btw tema nya persahabatan ya?

Shige : iya..mao cerita apa? Pengalaman lo sama sahabat?

P : umm gue punya sahabat namanya fatur…gue udah dari sd sahabatan….

Joe : trus sekarang jadi musuh gara-gara cewek? –tebak joe sok tau-

P : gak!! Bukan itu! ….gue …..gue…..

Shige : gue-gue..mau beli gue joe? –kata shige sambil memperagakan gaya ibu2 yang lagi jualan kue-

Joe : itu kue dodol!

P :hahahahah Joe loe bener-bener no idea sama omongan shige?

Joe: ha? Maksud lo? –tanya Joe bingung, tapi sebelum si rizki ngasih tau apa maksudnya shige buru2 ngambil alih situasi-

Shige : dah jangan di bahas! Lanjutin cerita lo tadi

P : oh oke, jadi gini…gue suka sama sohib gue ini. JRENGGGGGG .Semua kru yang mendengar pengakuan rizki jawadrop dan membuat shige serta joe mematung di tempat. Krik..krik….krik……

Joe:…kok bisa sih? –akhirnya joe memecah keheningan-

P : yah mana gue tau! Gue udah coba pacaran sama beberapa cewek di kuliahan gue Cuma tetep aja, semakin lama gue jauh semakin sakit! Gue bingung kalau gue kasih tau perasaan gue tar dia marah dan gak mau sahabatan sama gue…kalau itu terjadi gue bisa gila!! –kata rizki frustasi-

Joe : ehem..sory gue mau Tanya dulu…err tapi jangan tersinggung ye, elo gay?

P : gue straight!!!

Joe : lah straight kok suka sama cowok!!

P : makanya….

Shige : saya rasa hal itu bisa terjadi…dan dia 100 persen bukan gay –kata shige membela rizki yang mendapat tatapan heran dari semua orang di studio termasuk Joe-

Joe : terus maksud lo apa?

Shige : udah tar aja komennya, ki udah ya mau kita puter lagu

P : sep da boss, jangan lupa tar kasih saran nya buat gue ya . telepon di tutup dan lagu pun di puter.

Selesai lagu, Joe langsung menodong shige untuk kasih tau apa yang mao dia bilang tadi pas di telepon sama rizki sekaligus penasaran sama saran yang mau dia kasih buat rizki.

“ menurut saya “ shige memulai untuk memberikan saran “ sebaiknya rizki bilang aja apa yang kamu rasain ke sohibmu itu, kalo dia emang bener sahabat sejati dia gak akan jauhin tapi akan ngerti sama keadaan kamu dan bakal bantuin kamu, dan mungkin perasaan rizki timbul karena seringnya kalian menghabiskan waktu bersama dari kecil. Itu bisa terjadi sama siapa aja kok “ semua orang yang mendengar penejelasan shige sampe geleng-gleng kepala gak percaya, tumben nih anak keliatan dewasa, Joe pun udah nampar-nampar pipinya sendiri gak percaya.

Begitulah sekarang kerjaan keduanya jadi bertambah, siaran di TV dan radio, meski begitu kuliah mereka tetep jalan. Selain itu mereka jadi dekat dengan marissa, gadis itu jadi sering bergabung dengan mereka dan datang ke tempat mereka kalau ada waktu. Tentu saja Joe dan shige sangat senang dengan kehadiran gadis ini. Tapi gak semuanya berjalan semulus yang di harapkan, ternyata Joe memang sudah menyukai marissa dari sejak pertama mereka bertemu, dan marissa sendiri terlihat clueless, shige pun juga terlihat menaruh hati pada marissa. Seperti minggu pagi ini, terjadi kesalahpahaman diantara mereka. Pagi itu Joe yang berniat membelikan jaket untuk sepupunya bertemu dengan marissa yang tengah berdiri di dekat bangkut taman. Tanpa ragu Joe menghampirinya.

“ marissa? Sedang apa disini? “ sapa joe sekaligus bertanya kepada marissa, dapat terlihat gadis itu tampak terkejut dan sedikit gugup.

“ oh, hai Joe…ka..kau sedang apa disini? “

“ oh gue baru beli jaket buat sepupu gue yang cewek, sore ini dia ultah “

“ oh ya? Kalo gitu selamat ya buat sepupu loe! “ kata marissa mengucapkan selamat. Gak berapa lama muncul sosok seorang cowok yang gak asing lagi, shige. Dia datang menghampiri marissa dan Joe.

“ pagi! Lho? Ada Joe? “ sapa cowok itu agak kaget

“….iya….lagi ngapain lo disini? “ Tanya Joe penuh curiga tapi marissa langsung menyelanya “ gue yang minta janjian sama shige kok “ dan tampak shige mengangguk dengan cepat.

“ shige minta di anter ke toko coklat yang enak dan murah di sekitar sini, kebetulan gue tau jadi ya gue anter deh! “ ucap marissa menjelaskan. “ mau ikut joe? “ tawar gadis itu.

“ ah enggak deh, tar sepupu gue nungguin “ ucap Joe sambil menggelengkan kepalanya “kalo gitu gue duluan ya ge! “ Joe pun buru-buru pergi dari sana dengan perasaan kacau. Gimana gak kacau, pagi tadi dia ngajak shige ikut sama dia tapi shige bilang males karena mau istirahat, tapi buktinya dia udah ada janji sama marissa! Seharusnya shige terus terang dari awal, dia juga gak akan marah, lagipula dia mau bersaing secara sehat untuk mendapatkan marissa.

Di toko coklat shige dan marissa sedang memilih coklat

“ shige lo gak bilang ya kalo kita mau ke toko coklat? “ Tanya marissa serius

“ gak… nanti dia tau dong alasan saya kemari “ jawab shige datar

“ oh iya ya “ sahut marissa sambil tertawa kecil “ eh gue juga ah mau beliin kado buat sepupunya Joe “ kata gadis itu secara tiba-tiba, shige hanya mengernyitkan dahinya.

“ emangnya mau ngasih coklat juga? “

“ gak lah! Gue kasih dia boneka ini aja! “ jawab marissa sambil memamerkan boneka teddy berwarna coklat susu

“ ya terserah. Udah dapet nih coklatnya yuk cabut “ ajak shige sambil membawa sekotak coklat kekasir bersama marissa. Dari kejauhan terlihat ada seorang gadis memakai kacamata hitam sedang mengintai mereka, ketika melihat shige berjalan keluar bersama marissa gadis itu tersenyum licik sambil berkata “ this is perfect! “ kemudian memotretnya dengan menggunakan HP.

Sorenya Joe sudah berada di rumah sepupu perempuannya sambil membawa sebungkus kado. Dengan berdebar ( kok dia yang deg2an sih --; ) Joe memencet bel pintu rumah tersebut, gak berapa lama muncul seorang wanita separuh baya membukakan pintu untuk Joe. Joe dengan cekatan memasukkan motornya kedalam rumah dan segera masuk menuju dalam. Begitu sampai di depan pintu seorang gadis yang kira-kira berusia 12 tahun sudah berdiri menantinya. Dia berdiri sambil tersenyum ramah.

“ alo kak Joe!! Asik kak joe dateng ke ulang tahun mini!! “ sapa gadis itu ceria dan langsung menggenggam erat tangan joe dan membawa masuk cowok itu.

“ ini hadiah buat mini “ kata Joe sambil menyerahkan kado ketangan gadis kecil itu

“ ini untuk mini?? Makasih kak Joe, mini buka ya!! “ seru gadis itu tak sabar membuka kadonya “ wahh jaket pink kuning gambar rabbit kesukaan mini!! “ ucap gadis itu girang gak bisa sembunyiin ekspresi senangnya. Tiba-tiba terdengar ada orang masuk

“ halo mini!!! “ sapa seorang cowok yang ternyata shige dan di belakangnya ada marissa

“ kak shige!! “ balas mini sambil berlari kearah pemuda itu

“ selamat ulang tahun ya! “ ucap shige sambil menyerahkan sekotak coklat kepada mini

“ dan ini untukmu! “ sambung marissa sambil menyerahkan boneka teddy berwarna coklat susu

“ wahh makasih!!! “ seru mini benar-benar senang. “ umm kk siapa? “ tanyanya pada marissa

“ marissa, teman ka shige dan ka Joe “ jawab marissa sambil tersenyum manis

“ makasih yah kak marissa “ mini pun berlari kea rah Joe sambil memamerkan boneka barunya dan coklat berbentuk strawberry yang baru di dapatnya. Jadi shige..pergi ke toko itu dengan marissa untuk ini. Pikir Joe merasa ga enak karena sempat berpikir yang enggak-enggak sebelumnya. Joe berjalan menghampiri shige yang sedang ikut bermain bersama marissa dan mini.

“ ge…bisa ikut gue bentar ga? Ada yang mau gue omongin ? “ Tanya Joe dengan sangat serius saat itu. Shige pun meninggalkan Marisa dan mini serta ikut ke kamar Joe.

“ mau ngomong apa? “ Tanya shige didalam kamar Joe

“ gue mau minta maaf sama lo karena udah mikir…yang enggak-enggak tadi….jujur gue ga enak udah berprasangka buruk..” kata Joe terus terang

“ gak usah di pikirin…soal marissa gak usah khawatir…saya tau kok perasaan kamu seperti apa sama dia “ sahut shige menenangkan sambil menepuk pundak sohibnya. Lalu shige segera keluar dan menemui marissa.

“ sa…nanti pulang di antar joe ya “ kata shige kepada marissa yang masih bermain dengan mini

“ eh?? Kenapa?” Tanya gadis itu heran

“ yah…capek nih…kayaknya agak ga enak badan…mau nginep sini aja…” jawab shige menjelaskan ( meskipun lebih tepatnya dia boong! )

“…iya deh gak apa-apa! Kebetulan mau balik nih, udah jam 5.30 soalnya “ akhirnya marissa menyetujui, dia pun pulang dan di antar oleh joe. Begitu Joe dan marissa sudah keluar, shge pun beranjak hendak keluar juga lewat pintu belakang.

“ kak shige gak jadi nginep? Gak bisa makan coklat bareng dong ? “ Tanya mini dengan wajah kecewa

“ iya mini kak shige pulang…tar bilang kak joe ya “ jawab shige sambil menepuk kepala gadis itu lalu pergi.



Continue……..